IHSG diprediksi menguat terbatas

Rabu, 05 Juni 2013 - 08:01 WIB
IHSG diprediksi menguat...
IHSG diprediksi menguat terbatas
A A A
Sindonews.com - Menyusul penguatan tajam yang terjadi pada perdagangan sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini tampak cukup bergairah kendati masih dibayangi sejumlah berita negatif, sehingga membuat potensi penguatan yang terjadi akan bersifat terbatas.

"Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak volatile dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance hari ini 4.970-5.050," kata Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Rabu (5/6/2013).

Meski demikian, diakui Purwoko, investor tetap harus berhati-hati dan mencermati pergerakan indeks mengingat penguatan tajam yang terjadi pada perdagangan kemarin belum didukung oleh peningkatan volume perdagangan yang berarti.

"Kami melihat juga bahwa kenaikan kemarin belum didukung oleh volume yang signifikan," ujar dia.

Purwoko menyebutkan, IHSG bergerak sangat volatile pada perdagangan kemarin. Dibuka menguat, indeks sempat jatuh cukup dalam pada sesi pertama, sebelum akhirnya ditutup menguat tajam pada penutupan perdagangan.

"Pergerakan indeks masih dibayangi oleh keluarnya dana investor asing dari pasar (capital outflow) yang cukup besar dalam 10 hari terakhir," kata dia.

Selain aksi jual, data neraca perdagangan April yang mencatat rekor defisit USD1,6 miliar menjadi tambahan berita buruk bagi pasar, di samping nilai tukar rupiah yang mendekati level psikologis Rp10.000/USD dan juga ketidakpastian kebijakan bahan bakar minyak (BBM).

Di sisi lain, pergerakan indeks kami lihat mendapat dukungan positif dari The Fed, dimana Federal Reserve Bank of Atlanta President Dennis Lockhart mengatakan bahwa bank sentral berkomitmen untuk melanjutkan stimulus saat ini.

Data manufaktur yang turun juga menjadi bukti bahwa perekonomian AS belum stabil dan masih memerlukan rangsangan pertumbuhan. Data manufaktur Amerika bulan Mei tanpa diduga mengalami kontraksi terbesar sejak 4 tahun terakhir. ISM Index turun ke level 49 dibanding estimasi 51 dan bulan sebelumnya 50,7.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
12 menit yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
24 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
47 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved