Bank Muamalat segera melantai di bursa

Rabu, 05 Juni 2013 - 19:11 WIB
Bank Muamalat segera...
Bank Muamalat segera melantai di bursa
A A A
Sindonews.com - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melakukan Secondary Publik Offering (SPO) dengan menetapkan harga perdana saham sebesar Rp625-Rp975 per saham.

Direktur PT Bahana Securities, Andi Sidharta selaku penjamin pelaksana emisi mengaku telah melakukan analisa sehingga didapat harga saham pada kisaran tersebut.

"Harga di kisaran Rp625-Rp975 per saham, harga ini ditetapkan PBV 1,3-1,7x, ini di bawah industri," kata Andi di Ritz Carlton Pacific Pleace, Jakarta, Rabu (5/6/2013).

Dari prosesi tersebut, diperkirakan dana yang akan diperoleh mencapai Rp254,43 miliar sampai Rp396,91 miliar yang rencananya akan dimanfaatkan perseroan untuk mendukung rencana ekspansi pembiayaan yang dikelola perseroan. "Dana ini nantinya dipergunakan Bank Muamalat untuk ekspansi pembiayaan," terang Andi.

Adapun jumlah saham lama yang akan dilepas perseroan dalam SPO ini sebanyak 407.090.795 lembar saham lama seri B dengan nominal Rp100.

Untuk mendukung rencana tersebut, perseroan telah menunjuk PT Bahana Securities dan PT CIMB Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam SPO ini.

Masa penawaran awal dimulai pada 5 Juni dan berakhir pada 17 Juni 2013. Perkiraan tanggal efektif adalah 25 Juni 2013, sementara perkiraan masa penawaran pada 27 Juni, 28 Juni dan 1 Juli 2013.

Perkiraan tanggal penentuan daftar pemegang saham yang berhak didahulukan dalam penjatahan adalah 26 Juni. Sedangkan perkiraan tanggal penjatahan adalah 3 Juli 2013.

Untuk distribusi saham, perseroan menjadwalkan tanggal distribusi saham secara elektronik oleh KSEI, tanggal pengembalian uang pemesanan, dan tanggal pencatatan di BEI ketiganya pada 5 Juli 2013.

Bersamaan dengan pelaksanaan SPO yang saat ini tengah berlangsung prosesnya, saat ini Bank Muamalat juga sedang dalam proses untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas (PUT/Right Issue) V kepada pemegang saham.

Adapun jumlah saham baru yang akan dilepas dalam PUT tersebut adalah sekitar 3.249.136.136.013 lembar saham Seri B baru dengan nilai Rp100,00

Setiap pemegang saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 3 Juli 2013 pukul 16.00 WIB mempunyai 40 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), di mana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru dengan kisaran harga pelaksanaan Rp550-Rp975 per lembar saham.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Muamalat Sulampua Gelar...
Muamalat Sulampua Gelar Ceramah Tarawih Virtual di Tengah Pandemi
Peringati HUT Kemerdekaan...
Peringati HUT Kemerdekaan RI, Bank Muamalat KCU Makassar Gelar Beragam Lomba
Bank Muamalat Luncurkan...
Bank Muamalat Luncurkan Filantropi Daring
Bos Muamalat Sulampua...
Bos Muamalat Sulampua Pimpin Asbisindo Sulsel
Resmi, BTN Batalkan...
Resmi, BTN Batalkan Akuisisi Bank Muamalat
Bank Muamalat Akan Diselamatkan...
Bank Muamalat Akan Diselamatkan Pemerintah, Dirut Bilang Mau Dapat Suntikan Modal
Berita Terkini
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
29 menit yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
46 menit yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
1 jam yang lalu
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
1 jam yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
2 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved