BPUI: Industri pasar modal tahun ini istimewa

Kamis, 06 Juni 2013 - 17:27 WIB
BPUI: Industri pasar...
BPUI: Industri pasar modal tahun ini istimewa
A A A
Sindonews.com - PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) menilai 2013 merupakan tahun istimewa bagi industri pasar modal Indonesia, menyusul pelaksanaan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia cukup marak.

"Tahun ini adalah tahun istimewa bagi industri pasar modal domestik, secara bisnis gairahnya cukup tinggi terlihat di subsektor investment banking," ujar Plt Direktur Utama BPUI, Dwina S Wijaya di sela-sela Ulang Tahun ke 40 BPUI di Jakarta, Rabu (5/6/2013) malam.

Menurut Dwina, bisnis investment banking sepanjang tahun ini relatif berkembang seiring dengan maraknya perusahaan yang melaksanakan IPO. "Biasanya, awal tahun cenderung landai. Kemudian pertengahan tahun agak meningkat, dan akhir tahun baru kuat untuk bisnis 'investment banking'. Tetapi, tahun ini sudah full speed," ucapnya.

Investment banking merupakan layanan atau kegiatan yang menawarkan jasa perdagangan dan penjaminan efek, serta manajer investasi yang dikhususkan bagi nasabah institusi untuk menggalang perolehan dana dengan cara penerbitan dan penjualan efek.

Dwina mengatakan, maraknya pelaksanaan IPO menunjukkan adanya kebutuhan ekspansi emiten domestik ke depan tumbuh lebih baik. Selain itu, juga memberikan pilihan investasi yang menarik bagi pemodal.

Menurut dia, meski ekonomi AS ada perbaikan ekonomi sehingga memunculkan ekspektasi bahwa Amerika akan mengubah kebijakan stimulus keuangan, potensi investasi di Indonesia masih prospektif.

"Adanya dinamika dari eksternal dan isu-isunya, Indonesia masih dinilai prospektif bagi asing. Di eksternal masih ada negara yang pertumbuhannya negatif. Memang ada perbaikan ekonomi AS, namun Eropa perbaikannya diperkirakan masih akan lama," ujarnya.

Kondisi itu, lanjut Dwina, akan membuat investor asing tidak ingin ketinggalan momentum untuk menempatkan dananya di pasar modal Indonesia. "Properti kita meningkat, itu salah satu ciri ekonomi baik. Tahun ini dan ke depan Indonesia masih tetap akan positif," cetusnya.

Terkait dengan Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang akan melakukan akuisisi BPUI, menurut Dwina masih dalam proses menunggu arahan dari pemegang saham. "Dari Bahana, diharapkan ke depan dapat semakin memperkuat dan mendukung bisnis lebih baik. Intinya, peningkatan nilai bagi kedua perusahaan karena sifatnya sinergi," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bentuk Asuransi Baru,...
Bentuk Asuransi Baru, Ini 3 Skema Bisnis yang Akan Dijalankan BPUI
Dongkrak Kinerja, BPUI...
Dongkrak Kinerja, BPUI Ganti Direksi Bahana Sekuritas
Diam-Diam, Perusahaan...
Diam-Diam, Perusahaan Pengganti Jiwasraya Sudah Lakukan Persiapan
Di Depan DPR, Bos BPUI...
Di Depan DPR, Bos BPUI Lapor Rencana Bentuk Anak Usaha Asuransi
Busyet! Duit Rp22 Triliun...
Busyet! Duit Rp22 Triliun Ternyata Belum Cukup Selamatkan Nasabah Jiwasraya
Suntik Modal PLN hingga...
Suntik Modal PLN hingga Bahana, Jokowi Terbitkan PP Baru
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved