Tingkatkan usaha, GE beri Myanmar USD7 juta

Jum'at, 07 Juni 2013 - 19:44 WIB
Tingkatkan usaha, GE...
Tingkatkan usaha, GE beri Myanmar USD7 juta
A A A
Sindonews.com - General Electric (GE) mengumumkan komitmennya memberikan USD7 juta di Myanmar untuk mendukung upaya pelatihan dan peningkatan kapasitas usaha yang signifikan di seluruh negeri.

Komitmen ini khususnya baru akan fokus pada peningkatan sistem pelayanan kesehatan, peningkatan infrastruktur energi dan membantu pengembangan sumber daya manusia di Myanmar.

GE Vice Chairman and President dan CEO of Global Growth Operations, John Rice mengatakan, saat ini Myanmar telah menciptakan langkah besar untuk mengintegrasikan komunitas global dan memajukan pembangunan ekonomi.

"GE turut serta bermitra di beberapa area untuk meningkatkan kapasitas dan mendukung pertumbuhan masa depan Myanmar. GE bangga berkomitmen untuk masa depan Myanmar," kata John dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (7/6/2013).

Inisiatif ini antara lain meliputi program kesehatan perawatan ibu hamil dan bayi. Awal pekan ini GE Foundation mengumumkan akan memperluas program Developing Health Globally (DHG) yang mengikutsertakan Myanmar. Ini merupakan komitmen awal GE memberikan USD3 juta dan sebagai pengembangan program.

"GE Foundation berharap komitmen tersebut dapat lebih dari dua kali lipat investasi GE. Pekerjaan awal di Myanmar akan fokus beroperasi pada penurunan tingkat infeksi ibu dan bayi yang baru lahir di pemerintahan, rumah sakit dan klinik di tingkat kabupaten serta aspek perawatan ibu hamil," terangnya.

Selain itu, program GE Power & Water melalui rancangan Induk Tenaga Listrik akan membantu mengembangkan rancangan induk tenaga listrik untuk Myanmar, yang akan mengevaluasi bagaimana mengatasi kebutuhan dengan sumber daya yang tersedia.

"Rencananya GE akan mengidentifikasi jenis solusi daya yang paling efektif dan fasilitas apa yang harus ditempatkan untuk memaksimalkan efisiensi dan stabilitas sistem," kata dia.

Program lainnya, Korporasi GE melalui pengembangan Kepemimpinan meluncurkan program pelatihan kepemimpinan bagi para pemimpin di sektor pemerintahan dan swasta di Myanmar.

Program ini, 50 orang akan dipilih untuk program intensif selama dua minggu di Amerika Serikat yang fokus pada pengembangan keterampilan kepemimpinan dalam bisnis, pemerintahan, dan masyarakat sipil.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CEO General Electric...
CEO General Electric Indonesia Handry Satriago Meninggal Dunia
Profil Handry Satriago,...
Profil Handry Satriago, CEO General Electric Indonesia Difabel yang Menginspirasi Banyak Orang
Penuh Haru, Suasana...
Penuh Haru, Suasana Pemakaman CEO GE Indonesia Handry Satriago
Bintangi Film Lampir,...
Bintangi Film Lampir, Ge Pamungkas Bersyukur Tak Melulu Perankan Komedi
Unisba-Unpas Ditembak...
Unisba-Unpas Ditembak Gas Air Mata, Ge Pamungkas Tulis Surat Terbuka ke Dedi Mulyadi
Dorong Keberlanjutan...
Dorong Keberlanjutan Cadangan Nikel, Apniper Susun Peta Jalan Mineral ke Metal
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved