Kemendag berencana impor daging 1.500-3.000 ton

Senin, 10 Juni 2013 - 15:46 WIB
Kemendag berencana impor...
Kemendag berencana impor daging 1.500-3.000 ton
A A A
Sindonews.com - Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi mengatakan, pemerintah berencana mengimpor daging sapi sekitar 1.500-3.000 ton untuk menekan harga daging, terutama menjelang hari besar seperti Lebaran.

Meski demikian, mengenai jumlah kuota daging impor untuk hari-hari besar ini masih akan dibahas lagi dengan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa.

"Ada yang mengajukan ide 1.500 ton dan ada yang berpikiran 3 ribu ton. Itu semua terutama untuk hari-hari besar. Tapi masih akan dibicarakan dengan Pak Menko (Hatta Rajasa)," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (10/6/2013).

Dia berharap dengan rencana impor sebesar 1.500-3.000 ton tersebut, harga daging dapat diturunkan dari sebelumnya Rp90 ribu menjadi Rp80 ribu per kg.

"Insya Allah bisa. Tapi tetap harus mempertimbangkan keuntungan peternak dan pihak lainnya. Nantinya, pembeli daging juga akan dibantu bagaimana dia mendapatkan stok untuk membeli dengan harga yang murah," jelasnya.

Namun, pihaknya masih belum dapat memutuskan dengan pasti berapa jumlah daging yang akan diimpor oleh Bulog.

"Tetapi memang jumlah kuotanya belum diputuskan. Harusnya volume dibahas kemarin, tapi belum," pungkas Bachrul.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
13 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved