Realisasi belanja subsidi harus tepat sasaran

Selasa, 11 Juni 2013 - 13:00 WIB
Realisasi belanja subsidi...
Realisasi belanja subsidi harus tepat sasaran
A A A
Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengimbau pemerintah melakukan berbagai upaya agar realisasi belanja subsidi tidak melebihi anggaran.

"Hendaknya (Pemerintah) memiliki kriteria yang jelas untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran, mengembangkan sistem pengawasan distribusi BBM bersubsidi, dan menetapkan golongan pelanggan listrik yang layak disubsidi bersama-sama dengan DPR," ujar Kepala BPK Hadi Poernomo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Menurutnya, realisasi belanja subsidi pada 2012 mencapai Rp346,42 triliun atau 141,35 persen dari anggaran belanja subsidi dalam APBN-P 2012 sebesar Rp245,08 triliun.

"Subsidi energi merupakan bagian terbesar dari total realisasi belanja subsidi, sebesar Rp306,48 triliun atau 88,47 persen dari total realisasi belanja subsidi," tuturnya.

Dia mengungkapkan, masih terdapat beban subsidi energi yang selama 2012 belum dibayarkan dan menjadi utang pemerintah sebesar Rp32,1 triliun. "Karena itu kami meminta pemerintah melakukan hal-hal yang kami kemukakan tadi," pungkas Hadi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara di Sulsel Hingga Juli 2022 Tembus Rp26 Triliun
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Belanja Pemerintah Seret...
Belanja Pemerintah Seret Bikin Ekonomi RI Kontraksi, Pengamat Ungkap Masalahnya
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Belanja Negara Kuartal...
Belanja Negara Kuartal I-2020 Tembus Rp452,4 Triliun
Halo Pak Jokowi, Realisasi...
Halo Pak Jokowi, Realisasi Belanja Pemerintah Masih Lelet Lho
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved