Jabar diminta dorong nelayan garap pengolahan ikan

Selasa, 11 Juni 2013 - 15:23 WIB
Jabar diminta dorong...
Jabar diminta dorong nelayan garap pengolahan ikan
A A A
Sindonews.com - Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf menjalani kunjungan kerja terakhirnya ke Kampung Nelayan, Desa Blanakan, Kabupaten Subang, hari ini.

Kali ini, dia melakukan kunjungan bersama Departemen Kelautan dan Perikanan serta Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin). Dede bersama Kadin menggelar dialog dan memberikan bantuan kepada para nelayan yang tergabung dalam KUD Mandiri Bina Fajar Sidik.

Menurutnya, Pemprov Jabar harus mendorong agar nelayan mulai menggarap sektor pengolahan ikan hasil tangkap untuk memberikan nilai tambah secara ekonomi. Meski jabatannya tinggal dua hari, Dede berkomitmen tetap memperjuangkan nasib nelayan di Blanakan.

Saat ini, kata dia, Jabar telah menghasilkan budidaya ikan 900 ribu ton setahun baik ikan yang ada di laut maupun air tawar. "Namun ikan kita kebanyakan masih dijual berupa ikan," ujar Dede dalam rilisnya, Selasa (11/6/2013).

Pemprov Jabar diharapkan terus bersinergi dengan Pemkab Subang dan dunia perbankan agar hasil tangkapan nelayan bisa memberikan nilai tambah dengan melakukan upaya pengolahan ikan.

"Warga Blanakan juga harus lebih maju, bisa mengolah makanan, para istri nelayan pun harus ada keahlian tambahan seperti membatik agar mendapat penghasilan tambahan," katanya.

Untuk memberikan nilai tambah, pihaknya bergandengan dengan Yayasan Batik Jawa Barat yang diketuai Sendy Yusuf juga memberikan pelatihan pembuatan batik pada istri nelayan Blanakan.

"Jadi kalau hasil tangkapan minim, warga bisa ada penghasilan lain melalui membatik khas Blanakan, jangan kalah dengan batik Cirebon, Tasik, Ciamis atau lainnya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dede pada sejumlah warga yang hadiri sekaligus memohon pamit karena dua hari lagi sudah tak menjadi Wagub.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
50 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved