Pajak UMKM bisa mengancam pengusaha kecil

Rabu, 12 Juni 2013 - 17:48 WIB
Pajak UMKM bisa mengancam...
Pajak UMKM bisa mengancam pengusaha kecil
A A A
Sindonews.com - Kebijakan pemerintah yang akan menerapkan pajak bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ditentang para pelaku UMKM di DIY. Mereka menilai kebijakan ini tidak pro rakyat. Pajak yang besarnya satu persen dari omzet ini akan semakin memberatkan pengusaha kecil.

Ketua Forum UMKM DIY Prasetyo Atmosutidjo mengatakan, kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM telah membuat harga bahan baku naik. Sementara sampai saat ini belum ada kejelasan kompensasi apa yang akan diterima pelaku usaha.

“Meskinya pemerintah fokus masalah ini, jangan malah menerapkan pajak bagi UMKM,” ujarnya di DIY, Rabu (12/6/2013).

Beban berat yang dialami para pengusaha kecil juga akan muncul, seiring melemahnya nilai tukar rupiah. Kondisi seperti ini akan berpengaruh terhadap iklim usaha dan mahalnya material bahan baku. Apalagi bagi pelaku UMKM yang membidik pasar ekspor. “Sebenarnya kita kan setiap saat juga kena retribusi dan pungutan,” bebernya.

Diakuinya, wacana pemberlakuan pajak ini memang sudah terdengar di kalangan UMKM. Namun bagaimana mekanisme dan kejelasannya belum ada kepastian, semuanya masih wacana.

Sekretaris Asmindo DIY Endro Wardoyo mengatakan, kondisi yang serba sulit seperti saat ini mestinya disikapi pemerintah dengan melakukan kemudahan. Bukan malah melakukan penarikan pajak yang akan membebani pengusaha mikro dan kecil.

Menurutnya, iklim usaha di Indonesia masih mengandalkan sektor mikro. Khusus di DIY, lebih dari 80 persen usaha dijalankan pelaku UMKM. Pemberlakuan pajak dikhawatirkan akan mengganggu kondisi usaha ini ke depannya. “Mestinya kami ini diberikan kemudahan, bukan malah dibebani seperti ini,” tegasnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Usaha Kecil Menengah (Kadin UKM) DIY, Wawan Edy berharap, sebelum diterapkan para pelaku usaha ikut dilibatkan dalam pembahasan. Jangan sampai kebijakan yang ada akan tumpang tindih dengan regulasi yang sudah ada.

“Mereka ini (UMKM) banyak menciptakan lapangan kerja. Kalau mereka sampai bangkrut justru akan menimbulkan masalah,” ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
25 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
44 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved