IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.535-4.700
Jum'at, 14 Juni 2013 - 08:16 WIB
IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.535-4.700
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan tertekan pada perdagangan akhir pekan ini, yang diperkirakan indeks akan berada pada support 4.535-4.578 dan resistance 4.682-4.700.
Berpola menyerupai bullish harami di bawah lower bollinger bands (LBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan upreversal dan masih di area oversold.
"Meski closing di atas target support kami (4.500-4.535), namun IHSG kemarin masih tetap dalam kondisi nyaman. Apalagi dengan gagalnya melanjutkan penguatan sebelumnya," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Jumat (14/6/2013).
Dengan semakin bertambahnya sentimen negatif, aksi jual kemungkinan masih akan mewarnai pasar. Akan tetapi, diharapkan masih dalam tahap terbatas, sehingga tidak membuat IHSG semakin terpuruk.
Seperti yang disampaikan sebelumnya, lanjut Reza, IHSG belum mengonfirmasi kenaikan signifikan untuk selanjutnya, meskipun laju IHSG sudah jauh lebih baik dari pelemahan-pelemahan sebelumnya pada perdagangan Rabu (12/6/2013).
Dan pada Kamis (13/6/2013), IHSG benar-benar tidak menunjukkan potensi kenaikannya. "Apalagi dari regional belum memberikan aura positif, terutama setelah perekonomian China menunjukkan pelemahan dan penurunan outlook pertumbuhannya oleh Bank Dunia," kata Reza.
Belum lagi nilai tukar yen yang terus mengalami kenaikan. Tidak cukup sampai di situ, IHSG terkena hantaman sentimen negatif dari keputusan BI untuk menaikkan BI rate menjadi 6 persen dari level 5,75 persen untuk mengantisipasi inflasi yang direspon dengan penurunan saham-saham konsumer, properti dan lainnya.
Berpola menyerupai bullish harami di bawah lower bollinger bands (LBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan upreversal dan masih di area oversold.
"Meski closing di atas target support kami (4.500-4.535), namun IHSG kemarin masih tetap dalam kondisi nyaman. Apalagi dengan gagalnya melanjutkan penguatan sebelumnya," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Jumat (14/6/2013).
Dengan semakin bertambahnya sentimen negatif, aksi jual kemungkinan masih akan mewarnai pasar. Akan tetapi, diharapkan masih dalam tahap terbatas, sehingga tidak membuat IHSG semakin terpuruk.
Seperti yang disampaikan sebelumnya, lanjut Reza, IHSG belum mengonfirmasi kenaikan signifikan untuk selanjutnya, meskipun laju IHSG sudah jauh lebih baik dari pelemahan-pelemahan sebelumnya pada perdagangan Rabu (12/6/2013).
Dan pada Kamis (13/6/2013), IHSG benar-benar tidak menunjukkan potensi kenaikannya. "Apalagi dari regional belum memberikan aura positif, terutama setelah perekonomian China menunjukkan pelemahan dan penurunan outlook pertumbuhannya oleh Bank Dunia," kata Reza.
Belum lagi nilai tukar yen yang terus mengalami kenaikan. Tidak cukup sampai di situ, IHSG terkena hantaman sentimen negatif dari keputusan BI untuk menaikkan BI rate menjadi 6 persen dari level 5,75 persen untuk mengantisipasi inflasi yang direspon dengan penurunan saham-saham konsumer, properti dan lainnya.
(rna)
Lihat Juga :