DNET resmi miliki saham FAST dan ROTI

Jum'at, 14 Juni 2013 - 16:04 WIB
DNET resmi miliki saham...
DNET resmi miliki saham FAST dan ROTI
A A A
Sindonews.com - Emiten penyedia jasa internet, PT Dyviacom Intrabumi Tbk (DNET) telah resmi memiliki 35,84 persen saham PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dan 31,5 persen saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI).

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Dyviacom Intrabumi Evensius Go dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/6/2013).

“Sehubungan dengan penawaran umum terbatas I Dyviacom Intrabumi, kami sampaikan per 11 Juni 2013, jumlah saham yang kami miliki di FAST sebesar 165,02 juta saham atau 35,84 persen, dan ROTI mencapai 318,89 juta saham atau 31,5 persen,” ujarnya.

Sebelumnya, perseroan telah mengumumkan berencana untuk mendiversifikasikan usahanya dengan melakukan investasi berupa penyertaan saham atau modal di perusahaan yang bergerak di sektor barang konsumsi dan ritel.

Hal itu melihat bisnis perseroan di bidang tekologi informasi yang tidak mengalami perkembangan selama 5 tahun terakhir. Sehingga, per 31 Desember 2012, perseroan masih mencatatkan rugi sebesar Rp30,97 miliar.

Selain kepada Fast Food Indonesia dan Nippon Indosari, perseroan juga akan membeli 40 persen saham PT Indomarco Prismatama.

“Dengan melakukan investasi pada 31,50 persen kepemilikan saham ROTI, 35,84 persen kepemilikan saham FAST dan 40 persen kepemilikan saham IDM kami harap kegiatan usaha perseroan terdiversifikasi lebih baik,” paparnya dalam prospektus saat itu.

Dalam rangka penyertaan modal ke sejumlah perusahaan, perseroan pun menerbitkan saham baru melalui penawaran umum terbatas (PUT) I dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Perseroan menerbitkan 14 miliar saham baru dengan harga penawaran Rp500 per saham, sehingga akan memeroleh dana sekitar Rp7 trilun. Perdagangan HMETD dilakukan pada 10-19 Juni 2013.

Namun, dalam prospektusnya dijelaskan pemegang 133,3 juta saham perseroan, PT Philadel Terra Lestari, telah menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dan akan dialihkan kepada PT Megah Eraraharja dan Treasure East Investments Limited.

Megah Eraraharja merupakan pemegang saham FAST dan Treasure East Investments merupakan pemegang saham ROTI. Sisanya diserahkan kepada pembeli siaga dalam aksi korporasi itu yakni Hannawell Group Limited dan PT Buana Capital.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masih Pandemi, Induk...
Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Pendapatan Meroket,...
Pendapatan Meroket, Laba Perusahaan Induk Indomaret Malah Turun 37%
Cuan! Laba Induk Usaha...
Cuan! Laba Induk Usaha Indomaret Meroket 760% di Kuartal II/2021
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Berita Terkini
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
8 menit yang lalu
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
25 menit yang lalu
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
40 menit yang lalu
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
1 jam yang lalu
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved