BBM sebagian besar masih impor

Jum'at, 21 Juni 2013 - 16:57 WIB
BBM sebagian besar masih...
BBM sebagian besar masih impor
A A A
Sindonews.com - Pengamat energi dari ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menilai, kuota impor bahan bakar minyak (BBM) dari tahun ke tahun terus meningkat.

Menurut Komaidi, kebutuhan per hari subsidi BBM sudah mencapai 48 juta kiloliter (kl). Sedangkan total subsidi dan nonsubsidi BBM mencapai 75-80 juta kiloliter per tahun.

"Hampir 60 persen dipenuhi impor BBM karena memang produksi minyak hanya 85 ribu barel per hari (bph), sedangkan konsumsi 1,5 juta praktis sisanya kita impor," kata dia usai diskusi di Dewan Pers, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun memberikan subsidi tidak keliru. Namun, jika tidak diantisipasi akan menjadi beban tersendiri, baik dalam konteks anggaran atau neraca pembayaran dan perdagangan.

"Sekarang sudah mulai terbukti kurs rupiah di sekitar tertekan Rp10.000 per USD, yang awalnya diasumsikan sebesar Rp9.300 per USD," kata dia.

PT Pertamina (persero) pagi tadi menyatakan akan melakukan impor BBM sebanyak 2,2 juta barel melalui anak usahanya, yang berkedudukan di Singapura, Pertamina Energy Trading Ltd (PT Petral). Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM bersubsidi menjelang kenaikkan harga dan musim liburan.

"Kita rencanakan impor 1,2 juta barel solar, 1 juta barel premium dan 120 ribu barel avtur. Dengan impor harapannya, stok aman sebulan ke depan, bahkan menjelang puasa dan Lebaran," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, Hanung Budya di Plumpang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
41 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved