Akhirnya, Wall Street diskon rencana The Fed

Sabtu, 22 Juni 2013 - 11:30 WIB
Akhirnya, Wall Street...
Akhirnya, Wall Street diskon rencana The Fed
A A A
Sindonews.com - Setelah jatuh cukup tajam dalam beberapa hari terakhir, pelaku pasar di Wall Street akhirnya mulai men-discount rencana The Fed mengurangi size Program QE dan menghentikannya di pertengahan 2013.

Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang mengatakan, hal tersebut ditandai dengan menguatnya Dow Jones 41,08 poin atau 0,28 persen yang ditutup peda level 14.799,4 diiringi kejatuhan sebesar 7,76 poin ditutup pada level 18,90. "Sehingga selama satu pekan, Dow Jones melemah 270,78 poin atau turun 1.8 persen," katanya kepada Sindonews, Sabtu (22/6/2013).

Menurut dia, kekhawatiran pengurangan dan penghentian Program Stimulus QE serta turunnya China PMI Manufacturing, pendorong kejatuhan Bursa Regional sepanjang pekan lalu. Seperti HSI turun 705,83 poin atau 3.37 persen & STI turun 36,98 poin atau 1.17 persen.

"Dan faktor yang sama juga memukul turun harga beberapa komoditas seperti Oil turun 4,29 persen, Gold turun 7,08 persen, Nikel turun 1,45 persen & Tin turun 2,2 persen," ujar Edwin.

Dia menuturkan, faktor The Fed, turunnya PMI Manufacturing China dan penantian kenaikan BBM menjadi faktor pendorong IHSG turun tajam sepekan lalu sebesar 245,37 poin atau 5,15 persen serta diiringi Net Sell Asing. Sehingga selama 25 minggu total net buy asing tersisa hanya Rp20 miliar atau turun 99,9 persen setara Rp18,47 triliun (dari level tertinggi net buy asing di pekan ke-14 sebesar Rp19.49 triliun).

Salah satu sumber ketidakpastian di pasar mulai hilang setelah pemerintah menaikkan BBM bersubsidi sebesar 44,44 persen menjadi Rp6.500 dan solar bersubsidi sebesar 22,22 menjadi Rp5.500. Di mana jika BBM bersubsidi tersebut rata-rata naik 30 persen, maka akan memberikan dampak kenaikan inflasi sebesar 2,2 persen hingga 2,4 persen ditambah level inflasi Mei 5,47 persen (YoY).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
7 menit yang lalu
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
48 menit yang lalu
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
1 jam yang lalu
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
1 jam yang lalu
Kirim Uang ke Luar Negeri...
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Hemat: Pakai BRImo dan Nikmati Cashback Rp50.000
1 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved