BPR dituntut tingkatkan efisiensi

Senin, 01 Juli 2013 - 12:51 WIB
BPR dituntut tingkatkan...
BPR dituntut tingkatkan efisiensi
A A A
Sindonews.com - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dituntut tingkatkan efisiensi serta memperbesar serapan dana masyarakat menghadapi persaingan bisnis keuangan.

Demikian dikemukakan Ketua DPP Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) Joko Suyanto pada Seminar Penguatan Lembaga BPR untuk Pengembangan Ekonomi Jawa Barat yang Berdaya Saing di Hotel Savoyy Homan, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (1/7/2013).

Menurut dia, evisiensi BPR menjadi tuntutan pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diprediksi berimbas pada kenaikan biaya operasional. Kondisi tersebut berpotensi penaikan suku bunga kredit yang dipastikan akan semakin membebani masyarakat.

"BPR harus melakukan langkah efisiensi. Kenaikan BBM diharapkan tidak memberi impak risiko yang memburuk atas kredit BPR. Di hilir harus ada penyelamatan kredit apabila ada masalah yang muncul," jelas Joko.

Di hulu, Portopolio BPR juga mesti terjaga dengan mengedepankan prinsip prudensial pada kondisi baik. Diakui dia, secara nasional, nilai kredit BPR mencapai Rp55 triliun dengan plafon rata rata Rp16 juta/debitur. Sayangnya, rasio kredit macet (nonperforming loan /NPL) BPR masih di atas 5,1 persen dan cenderung meningkatkan pada pertengahan tahun ini.

Belum lagi, lanjut dia, sekitar 10 persen modal kerja BPR berasal dari kredit lingkage atau sekitar Rp10 triliun. Artinya, BPR harus menanggung risiko bunga dari perbankan peminjam. Sementara ini, suku bunga linkage pada posisi 10-12 persen. Artinya, BPR mesti mematok suku bunga kredit lebih tinggi dari suku bunga perbankan peminjam.

Perbankan dan BPR, mestinya menjadi mitra dalam pengembangan keuangan keuangan. "Harapan kita, perbankan bisa lebih kompetitif memberikan bunga kredit linkage agar BPR bisa lebih ekspansif," jelas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Talkshow, BPR...
Gelar Talkshow, BPR Hasamitra Ajak Tangkap Peluang Pascapandemi
Tahun 2022, BPR Hasamitra...
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
Usung Konsep Community...
Usung Konsep Community Hub, Universal BPR Resmikan Kantor di Tangerang
Kembangkan Bisnis, Dua...
Kembangkan Bisnis, Dua Pendiri KoinWorks Akuisisi BPR
Dapat Kucuran Dana dari...
Dapat Kucuran Dana dari BJB, BPR Kredit Mandiri Berikan Layanan Prima
Gunakan Teknologi, Cara...
Gunakan Teknologi, Cara BPR Hadapi Era New Normal
Berita Terkini
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Infografis
Studi: Makan setelah...
Studi: Makan setelah Jam 9 Malam Bisa Tingkatkan Risiko Stroke
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved