Pengiriman uang TKI di Cianjur meningkat 11%

Kamis, 11 Juli 2013 - 18:32 WIB
Pengiriman uang TKI...
Pengiriman uang TKI di Cianjur meningkat 11%
A A A
Sindonews.com - Jumlah pengiriman uang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur, melalui PT Pos Indonesia meningkat dibanding bulan biasanya. Jika dibanding tahun lalu, kenaikan pengiriman tersebut mencapai 11 persen saat Ramadan.

Kepala Kantor Pos Cianjur, Tedi Suryadi membenarkan kenaikan tersebut. Dari data yang diperoleh, kata dia, jumlah peningkatan tersebut hanya untuk Juni-Juli. Sementara, kiriman dari para TKI yang bekerja di luar negeri mencapai sekitar Rp55 miliar.

"Sedangkan untuk tahun lalu, jumlah pemasukan dari kiriman uang TKI mencapai Rp47,7 miliar," ujarnya.

Pihaknya memprediksi, peningkatan akan terus terjadi, bahkan jelang Lebaran tahun ini diperkirakan kiriman uang akan lebih banyak dibanding tahun lalu.

"Untuk tahun lalu, dalam satu bulan saja bisa mencapai Rp60 miliar. Kami prediksi di tahun ini akan meningkat," tuturnya.

Menurutnya, hal tersebut juga dilihat dari peningkatan yang selalu terjadi setiap bulan mencapai 10 persen. Selain itu, selama satu bulan kemarin, sudah terjadi peningkatan hingga 11 persen dibandingkan tahun lalu.

"Peningkatan tersebut terjadi selain adanya peningkatan jumlah uang yang dikirim juga dikarenakan peningkatan jumlah TKI yang mengirimkan. Hal ini bisa dikatakan jumlah TKI Cianjur setiap tahunnya meningkat," ucapnya.

Sebagian besar kiriman uang ke Cianjur, berasal dari TKI yang bekerja di wilayah Timur Tengah, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Persentasenya bisa mencapai 80 persen. Sementara, hasil kiriman uang TKI kepada pihak keluarga, diarahkan oleh PT Pos untuk tidak diambil sepenuhnya. Namun, disisihkan dengan cara menabung.

"Jadi saat pengambilan oleh keluarga TKI, kami sarankan untuk sebagian membuka tabungan di Kantor Pos. Namun, itu hanya sebatas saran tidak ada paksaan," ujarnya.

Program tersebut, kata Tedi, baru berjalan 35 persen dari jumlah penerima yanga ada, dan masih melakukan sosialisasi terus menerus. "Kami berharap, kiriman TKI ini tidak langsung sekali habis dimanfaatkan keluarganya, tapi dapat disimpan untuk kebutuhan yang tak diduga," kata dia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, Sumitra mengatakan, peningkatan kiriman uang tidak terlepas dari peningkatan jumlah TKI yang bekerja di luar negeri. Padahal, Disnaker telah mengeluarkan moratorium untuk menghentikan sementara pengiriman TKI ke luar negeri.

"Namun anemo masyarakat untuk jadi TKI tinggi, karena itu jumlah TKI tiap tahunnya naik. Moratorium hanya untuk negara tertentu. Sedangkan negara seperti malaysia dan beberapa negara Timur Tengah masih bisa mengirimkan TKI," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Perusahaan...
Strategi Perusahaan Jasa Remitansi Perluas Ekspansi Bisnis
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
Perkuat Layanan, BRI...
Perkuat Layanan, BRI Perluas Kerja Sama Remitansi dengan E9pay
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
12 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
49 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved