Hatta: Wajar kalau SBY marah

Senin, 15 Juli 2013 - 16:41 WIB
Hatta: Wajar kalau SBY...
Hatta: Wajar kalau SBY marah
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa menyebut suatu kewajaran apabila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah karena impor daging terlalu lama.

Bahkan Presiden sempat berkelakar bahwa izin impor daging dibuat di New York, Amerika Serikat. "Saya kira wajar kalau Presiden marah. Wong saya saja sebelumnya marah. Presiden bahkan sempat bertanya apa izin impor daging diminta di New York? Ya wajar dong kalau marah," ujar Hatta di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Hatta kembali menyebut beberapa Kementerian dan Lembaga (K/L) yang berkepentingan dalam impor daging ini terlambat dan cenderung lelet.

"Saya juga merasa istilah saya lelet, ya memang harus diakui. Kalau presiden marah ya wajar. Jangan saling menyalahkan," ujar dia.

Dia menyebut waktu sepekan adalah ideal dalam mengurus perizinan di antara pemerintah. Karena itu, wajar apabila SBY menjadi marah karena perizinan baru kelar sekitar satu setengah bulan.

"Bulog itu kan tanggal 13 Mei sudah diputuskan mengimpior daging. Seharusnya perizinan itu selesai satu pekan, karena di antara kita (pemerintah) sendiri. Nyatanya baru 26 Juni kan baru keluar izinnya. Wajar kalau Bapak Presiden marah," pungkas Hatta.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
24 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
Uskup AS Minta LGBT...
Uskup AS Minta LGBT Diampuni, Donald Trump Marah-marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved