Jepang akan menaikkan pajak penjualan

Jum'at, 19 Juli 2013 - 11:58 WIB
Jepang akan menaikkan...
Jepang akan menaikkan pajak penjualan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Jepang akan meningkatkan pajak penjualan dalam upaya membantu keuangan negara setelah pengeluaran stimulus besar. Hal tersebut disampaikan Koichi Hamada, penasihat Perdana Menteri Shinzo Abe.

Dia mengatakan, pihaknya sangat berhati-hati terhadap rencana kenaikan pajak penjualan tersebut. Ini menjadi sinyal bagi Abe akan menghadapi perdebatan atas langkah yang direncanakan setelah kemenangan pemilu pada akhir pekan.

"Hal ini dimungkinkan untuk Ditunda," kata Hamada dalam pertemuan para pemimpin bisnis di Karuizawa, Nagano, terkait rencana kenaikan retribusi pada April mendatang, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (19/7/2013).

"Saya merasa perlu untuk membiarkan orang tahu tentang hal ini. Itu adalah keputusan perdana menteri," ujarnya.

Abe membutuhkan penopang keuangan untuk membantu beban utang lebih dari dua kali ukuran produk domestik bruto (PDB) tanpa mencekik pemulihan konsumsi.

Menteri Kehakiman Sadakazu Tanigaki, mantan pemimpin Partai Demokrat Liberal Abe, mengatakan, pembicaraan menunda kenaikan pajak penjualan berbahaya karena Abenomics dibangun pada asumsi bahwa retribusi akan naik.

"Partai kecil mungkin mulai menaikkan suara keras terhadap kenaikan pajak penjualan," kata Junko Nishioka, kepala ekonom di Royal Bank of Scotland Group Plc di Tokyo, yang juga mantan pejabat Bank of Japan (BoJ).

"Kebutuhan untuk konsolidasi fiskal dibagi secara global dan Abe tidak punya pilihan, selain meningkatkan pajak penjualan untuk memperbaiki fiskal Jepang," jelasnya.

Jepang butuh menaikkan pajak konsumsi dalam jangka menengah atau panjang, langkah itu akan menjadi kejutan bagi perekonomian, kata Hamada, yang menyarankan kebijakan moneter Abe dengan mengembangkan paket kebijakan yang disebut Abenomics.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved