Akhir pekan, Wall Street ditutup reli

Sabtu, 27 Juli 2013 - 11:11 WIB
Akhir pekan, Wall Street...
Akhir pekan, Wall Street ditutup reli
A A A
Sindonews.com - Indeks di di Bursa Wal Street pada perdagangan akhir pekan waktu setempat ditutup reli positif seiring dengan optimisme investor terhadap kemungkinan bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter sedikit lebih lama.

Setelah sempat melemah sepanjang perdagangan, indeks berhasil menguat menjelang akhir sesi dan tiga indeks utama berakhir di zona hijau.

"Saya kaget indeks berhasil ditutup menguat, tetapi itu karena investor memiliki optimisme terhadap pasar saham. Kabar buruk dari pembukaan pasar tidak dihiraukan karena kinerja emiten tidak seburuk yang diperkirakan dan isu politik tidak menjadi katalis utama. Namun, itu bisa berubah setiap saat tapi sementara, nikmati reli di musim panas ini sepanjang Anda bisa, " kata Manajer Keuangan Bahl & Gaynor Inc, Matt McCormick seperti dilansir Reuters, Sabtu (27/7/2013).

Sementara itu, Strategi Pasar Prudential Financial, Quincy Krosby mengatakan, pasar saham akan mulai berbalik arah di tengah berita bahwa Presiden Barack Obama belum mencapai keputusan terkait pengganti Gubernur The Fed Ben Bernanke seiring dengan optimisme bahwa Bank Sentral akan mempertahankan kebijakan moneter akomodatif.

Spekulasi siapa pengganti Bernanke bisa menimbulkan kecemasan di pasar terkait kebijakan yang akan dilakukan ke depannya. Hal ini juga tidak terlepas dari rencana waktu pemangkasan stimulus moneter.

Sementara itu, lima dari 10 sektor di indeks S&P 500 menguat, dengan sektor kesehatan memimpin kenaikan. Saham Starbucks memimpin penguatan di indeks S&P 500 setelah melaporkan kinerja di atas ekspektasi. Saham Starbucks melonjak 7,6 persen menjadi USD73,36.

Tercatat sebanyak 67,6 persen emiten di indeks S&P 500 membukukan laba bersih di atas ekspektasi analis dan sekitar 56 persen mencatat pendapatan lebih baik dari yang diharapkan.

Semalam, indeks Dow Jones naik 3,22 poin atau 0,02 persen menjadi 15.558,83; indeks S&P 500 naik 1,40 poin atau 0,08 persen menjadi 1.691,65 dan indeks Nasdaq naik 7,98 poin atau 0,22 persen menjadi 3.613,16.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
37 menit yang lalu
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
1 jam yang lalu
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
1 jam yang lalu
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
1 jam yang lalu
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
1 jam yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
3 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved