Penjualan fashion di Jabar naik tiga kali lipat
Rabu, 31 Juli 2013 - 12:09 WIB
Penjualan fashion di Jabar naik tiga kali lipat
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang Lebaran, penjualan produk fashion di sejumlah pasar modern di Jawa Barat (Jabar) naik tiga kali lipat dari kondisi normal.
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jabar, Henri Hendarta mengakui, sejak beberapa hari terakhir penjualan produk fashion naik tiga kali lipat dari penjualan normal. Kondisi tersebut nyaris terjadi di semua pasar modern di Jawa Barat.
"Walaupun diterpa kenaikan harga BBM bersubsidi, penjualan produk fashion naik 300 persen," kata Henri pada acara buka bersama Aprindo, Yogya, Rider, dan media di Foodcourt Yogya, Kota Bandung, Selasa (30/7/2013) malam.
Peningkatan penjualan produk fashion diperkirakan akan terus terjadi hingga satu hari menjelang Lebaran. Selain produk fashion, penjualan produk musiman seperti kurma, sirup, wafer, dan lainnya juga mengalami peningkatan signifikan.
Apalagi, kata Henri, sebagian besar produk pabrikan tidak mengalami kenaikan harga. Bahkan, ada beberapa yang justru dijual dengan harga lebih rendah dari tahun lalu.
Diakui Henri, momen jelang Lebaran merupakan masa di mana transaksi peritel pada posisi peak season. Apalagi, nyaris semua peritel di pusat perbelanjaan modern menawarkan harga diskon hingga 20 persen. "Momen ini panennya para peritel," ucap dia.
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jabar, Henri Hendarta mengakui, sejak beberapa hari terakhir penjualan produk fashion naik tiga kali lipat dari penjualan normal. Kondisi tersebut nyaris terjadi di semua pasar modern di Jawa Barat.
"Walaupun diterpa kenaikan harga BBM bersubsidi, penjualan produk fashion naik 300 persen," kata Henri pada acara buka bersama Aprindo, Yogya, Rider, dan media di Foodcourt Yogya, Kota Bandung, Selasa (30/7/2013) malam.
Peningkatan penjualan produk fashion diperkirakan akan terus terjadi hingga satu hari menjelang Lebaran. Selain produk fashion, penjualan produk musiman seperti kurma, sirup, wafer, dan lainnya juga mengalami peningkatan signifikan.
Apalagi, kata Henri, sebagian besar produk pabrikan tidak mengalami kenaikan harga. Bahkan, ada beberapa yang justru dijual dengan harga lebih rendah dari tahun lalu.
Diakui Henri, momen jelang Lebaran merupakan masa di mana transaksi peritel pada posisi peak season. Apalagi, nyaris semua peritel di pusat perbelanjaan modern menawarkan harga diskon hingga 20 persen. "Momen ini panennya para peritel," ucap dia.
(izz)
Lihat Juga :