Bank Swiss: Dana penyelamatan UBS telah lunas

Jum'at, 16 Agustus 2013 - 17:39 WIB
Bank Swiss: Dana penyelamatan...
Bank Swiss: Dana penyelamatan UBS telah lunas
A A A
Sindonews.com - Swiss National Bank (SNB) mengemukakan, dana pinjaman untuk penyelamatan Bank UBS dari krisis keuangan telah terbayar. UBS pun dapat membeli kembali aset yang pernah dimilikinya.

SNB menjelaskan, dana yang disebut stabilisasi atau StabFund, telah dilunasi pada bagian terakhir pinjaman sebesar USD25,8 miliar yang diterbitkan 2008 untuk menyelamatkan UBS, yang merupakan salah satu bank global paling terpukul oleh krisis.

Juru bicara bank sentral, Walter Meier mengatakan, atas penyelesaian pembayaran akhir sebesar 1,2 miliar franc Swiss (USD1,3 miliar/1,0 miliar euro) berarti UBS, bank Swiss terbesar, sekarang diizinkan untuk terus maju dengan rencana membeli kembali aset once-toxic. Harga akan ditetapkan agen independen yang akan menilai aset saat ini.

UBS kehilangan miliaran dolar subprime di Amerika Serikat akibat krisis kredit perumahan dan gejolak keuangan. Runtuhnya bank menjadi bencana bagi perekonomian negara kecil di wilayah pegunungan Alpine tersebut. Dalam operasi penyelamatan, bank sentral telah mengatur dana stabilitas dengan mengambil alih aset yang dianggap beracun senilai USD38,7 miliar.

Bank sentral juga memompa USD39 miliar ke dalam bank, yang telah dilunasi UBS untuk menjamin hak membeli kembali asetnya setelah pinjaman diganti.

Menurut perjanjian, bank sentral akan menerima pembayaran pertama USD1,0 miliar dari modal yang tersisa di StabFund, dan akan membagi sisanya dengan UBS.

Menyusul pengumuman itu, harga saham UBS tergelincir 0,1 persen menjadi 19,05 franc Swiss pada akhir perdagangan pagi, di mana indeks utama bursa saham Swiss turun 0,5 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
22 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
59 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved