Ini langkah pemerintah jaga defisit fiskal

Senin, 19 Agustus 2013 - 11:00 WIB
Ini langkah pemerintah...
Ini langkah pemerintah jaga defisit fiskal
A A A
Sindonews.com - Mengenai asumsi pertumbuhan ekonomi 2014 sebesar 6,4 persen sebagaimana disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pemerintah berharap dan terkonfirmasi oleh sejumlah lembaga internasional yang menunjukkan adanya perbaikan kinerja ekonomi global pada 2014.

Misalnya, IMF memprediksi ekonomi dunia 2014 dapat tumbuh 3,8 persen lebih tinggi dari prakiraan 2013 sebesar 3,1 persen.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah mengatakan, lebih tingginya target pertumbuhan ekonomi dunia diharapkan akan memperbaiki permintaan ekspor global khusunya permintaan dan harga komoditas dunia.

“Sebagai negara yang memiliki porsi ekspor produk komoditas, Indonesia diproyeksikan dapat memperbaiki kinerja neraca perdagangan dan neraca pembayaran 2014. Hal ini tentunya baik untuk menopang target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,4 persen di tahun 2014,” ujar Firmanzah dikutip dari laman Setkab, Senin (19/8/2013).

Firmanzah mengemukakan, upaya menjaga defisit fiskal dengan ruang ekspansi juga dilakukan melalui beberapa strategi, di antaranya melalui peningkatan optimalisasi serapan anggaran melalui serangkaian kebijakan seperti penyederhanaan prosedur, persiapan penganggaran yang lebih baik serta peningkatan capacity-building.

Selain itu, target pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan dengan melibatkan BUMN dan swasta nasional dalam skema public-private-partnership (PPP). Disamping, upaya untuk melakukan penghematan belanja pemerintah dan meningkatkan alokasi anggaran untuk program yang lebih tepat sasaran juga terus dilakukan.

“Ini ditujukan agar anggaran pemerintah memiliki dampak yang lebih langsung dan luas terhadap upaya pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan nasional,” terang Firmanzah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Headwind Ekonomi Global...
Headwind Ekonomi Global 2024 Masih Akan Besar, Jaga Fiskal Tetap Sehat Jadi PR
Fraksi PAN Berikan Pandangan...
Fraksi PAN Berikan Pandangan Kebijakan Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal RAPBN 2021
Pledoi Industri Rokok...
Pledoi Industri Rokok atas Tekanan Kebijakan Pemerintah
Kebijakan Fiskal atau...
Kebijakan Fiskal atau Moneter ?
Belanja Perpajakan RI...
Belanja Perpajakan RI Tembus Rp323,5 Triliun di 2022, Berikut Rinciannya
Peran Yuan China Dalam...
Peran Yuan China Dalam Tata Keuangan Dunia Baru
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
5 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
39 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved