APBN 2014 diminta prioritaskan Aceh dan Papua

Selasa, 20 Agustus 2013 - 11:53 WIB
APBN 2014 diminta prioritaskan...
APBN 2014 diminta prioritaskan Aceh dan Papua
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Golkar, Satya W Yudha meminta penyerapan anggaran dalam APBN 2014 difokuskan pada Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Aceh dan Papua.

Menurut dia, rendahnya alokasi pemerintah yang terserap oleh Aceh dan Papua masih rendah dan mengakibatkan perekonomian di kedua daerah tersebut kurang berkembang.

"Alokasi dana penyerapan pemerintah untuk daerah tersebut tidak terserap dengan baik. Sehingga kemajuan ekonomi di daerah itu tidak tercapai," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/8/2013).

Secara umum, politisi Partai Golkar tersebut meminta semua pihak menyikapi RAPBN 2014 dengan bekerja keras. Karena walaupun pertumbuhan sudah kembali dipatok pada angka 6,4 persen, tetapi masih ada kesenjangan ekonomi yang cukup lebar.

"Jadi lihat kesenjangan antara si kaya dan si miskin sudah berapa persen, begini rasio yang ada di Indonesia. Ini faktor yang harus dicermati bersama," katanya.

Selain itu, Satya juga meminta semua pihak optimis dan segera bekerja keras untuk mewujudkan angka-angka asumsi makro dalam RAPBN 2014.

"Kita juga tetap menekan inflasi akibat dari penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
15 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
35 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved