S&P 500 dan Nasdaq berhasil rebound
Rabu, 21 Agustus 2013 - 08:41 WIB
S&P 500 dan Nasdaq berhasil rebound
A
A
A
Sindonews.com - Indeks S&P 500 dan Nasdaq pada perdagangan Selasa waktu setempat berhasil mengakhiri koreksi dan balik arah (rebound), sedangkan Dow Jones melanjutkan koreksi.
Indeks S&P 500 menguat setelah empat hari berturut-turut terkoreksi didukung pendapatan positif yang berhasil dibukukan Best Buy dan TJX Cos, yang mendongkrak kenaikan pada saham retail dan konsumsi.
Saham TJX Cos (TJX.N) yang ditutup naik 6,9 persen ke USD54,24 mendorong indeks S&P 500 menguat setelah emiten tersebut mencatat penjualan kuartalan di atas perkiraan.
Sektor ritel di indeks S&P (SPXRT) naik 1,2 persen, sedangkan sektor konsumsi (SPLRCD) naik 0,9 persen. Kedua sektor ini mencatat kinerja terbaik dari 10 sektor di indeks S&P 500.
Selain itu, saham Best Buy dan JC Penney juga naik setelah mencatat hasil positif. Saham Best Buy (BBY.N) melonjak 13,2 persen menjadi USD34,80 dan saham JC Penney (JCP.N) naik 6 persen menjadi USD14,01.
Di sisi lain, imbal hasil surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) meski turun pada hari Senin, namun masih tertinggi dalam dua tahun. Hal ini mendorong investor melepas aset berisiko, seperti saham untuk membeli surat utang pemerintah AS. Imbal hasil surat utang dengan tenor 10 tahun merosot ke level 2,80 persen pada Selasa dari sesi sebelumnya 2,88 persen.
Sementara itu, investor menunggu keputusan The Fed tentang kelanjutan program stimulus moneter.
"Tidak ada dorongan dan komitmen nyata, tidak ada yang ingin segera keluar untuk membeli saham karena investor menunggu sampai besok (Rabu) dan Kamis (setelah pertemuan The Fed) setidaknya sebelum mereka membuat keputusan besar," kata kata Director of the NYSE Floor Division O'Neil Securities di New York, Ken Polcari seperti dilansir Reuters, Rabu (21/8/2013).
Perdagangan semalam, indeks Dow Jones turun 7,75 poin atau 0,05 persen ke 15.002,99; indeks S&P 500 naik 6,29 poin atau 0,38 persen ke 1.652,35 dan Nasdaq naik 24,504 poin atau 0,68 persen ke 3.613,59.
Indeks S&P 500 menguat setelah empat hari berturut-turut terkoreksi didukung pendapatan positif yang berhasil dibukukan Best Buy dan TJX Cos, yang mendongkrak kenaikan pada saham retail dan konsumsi.
Saham TJX Cos (TJX.N) yang ditutup naik 6,9 persen ke USD54,24 mendorong indeks S&P 500 menguat setelah emiten tersebut mencatat penjualan kuartalan di atas perkiraan.
Sektor ritel di indeks S&P (SPXRT) naik 1,2 persen, sedangkan sektor konsumsi (SPLRCD) naik 0,9 persen. Kedua sektor ini mencatat kinerja terbaik dari 10 sektor di indeks S&P 500.
Selain itu, saham Best Buy dan JC Penney juga naik setelah mencatat hasil positif. Saham Best Buy (BBY.N) melonjak 13,2 persen menjadi USD34,80 dan saham JC Penney (JCP.N) naik 6 persen menjadi USD14,01.
Di sisi lain, imbal hasil surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) meski turun pada hari Senin, namun masih tertinggi dalam dua tahun. Hal ini mendorong investor melepas aset berisiko, seperti saham untuk membeli surat utang pemerintah AS. Imbal hasil surat utang dengan tenor 10 tahun merosot ke level 2,80 persen pada Selasa dari sesi sebelumnya 2,88 persen.
Sementara itu, investor menunggu keputusan The Fed tentang kelanjutan program stimulus moneter.
"Tidak ada dorongan dan komitmen nyata, tidak ada yang ingin segera keluar untuk membeli saham karena investor menunggu sampai besok (Rabu) dan Kamis (setelah pertemuan The Fed) setidaknya sebelum mereka membuat keputusan besar," kata kata Director of the NYSE Floor Division O'Neil Securities di New York, Ken Polcari seperti dilansir Reuters, Rabu (21/8/2013).
Perdagangan semalam, indeks Dow Jones turun 7,75 poin atau 0,05 persen ke 15.002,99; indeks S&P 500 naik 6,29 poin atau 0,38 persen ke 1.652,35 dan Nasdaq naik 24,504 poin atau 0,68 persen ke 3.613,59.
(rna)
Lihat Juga :