Sore ini, rupiah kembali terapresiasi

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 16:24 WIB
Sore ini, rupiah kembali...
Sore ini, rupiah kembali terapresiasi
A A A
Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berdasarkan data Bank Indonesia berakhir positif, namun berdasarkan data Bloomberg ditutup melemah.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Jumat(30/8/2013) berada di level Rp10.924/USD, terapresiasi sebesar 12 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.936/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sore ini berada di level Rp11.184/USD, melemah bila dibanding kemarin di level Rp10.935/USD. Sementara pagi tadi, rupiah sempat berada di level Rp11.066/USD dan siang di level Rp10.920/USD.

Sedangkan data yahoofinance, mencatat mata uang domestik berada di Rp10.925/USD dengan kisaran Rp10.920/USD. Posisi itu menguat 10 poin dibanding Kamis (29/8/2013) di Rp10.935/USD.

Sementara data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp10.928/USD, menguat 10 poin dibanding perdagangan hari kemarin yang berada di level Rp10.938/USD.

Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, laju rupiah hari ini terimbas Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) yang positif. Selain itu, juga dipengaruhi keputusan Bank Indonesia yang dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) tambahan kemarin menaikan BI rate sebesar 50 bais poin menjadi 7 persen dari sebelumnya 6,5 persen, yang dimaksud untuk mengendalikan ekspektasi inflasi ke depan.

Bersamaan itu, dilakukan SDBI, term deposit valas dan FX swap sebagai upaya pendalaman pasar keuangan yang diharapkan akan berdampak positif bagi nilai tukar rupiah ke depannya.

Namun, meningkatnya senyimen positif terhadap USD karena didorong membaiknya kondisi perekonomian AS, yang tercermin dalam rilis data PDB kuartal II yang naik 2,5 persen atau lebih baik dari kuartal I di level 1,7 persen.

"Sentimen ini yang menahan penguatan rupiah terhadap dolar di tengah membaiknya pasar keuangan domestik pasca kenaikan BI rate kemarin," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
5 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
16 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
31 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved