Pendapatan MPPA meningkat 15,4%

Sabtu, 31 Agustus 2013 - 14:45 WIB
Pendapatan MPPA meningkat...
Pendapatan MPPA meningkat 15,4%
A A A
Sindonews.com - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) pada semester I/2013 berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun atau meningkat 15,4 persen dari pendapatan periode yang sama tahun lalu, sebanyak Rp4,7 triliun. Perusahaan mencatat total pendapatan perseroan sepenuhnya berasal dari kontribusi Matahari Food Division (MFD) atau lebih dari 90 persen berasal dari Hypermart.

"Fokus terhadap bisnis inti MFD, pembayaran utang yang substansial dan hasil restrukturing meningkatkan laba bersih perseroan 432 persen," kata MPPA dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Sabtu (31/8/2013).

Sementara itu, selama enam bulan pertama tahun ini perseroan berhasil membukukan laba bruto dan laba bersih masing-masing mencapai Rp852,5 miliar dan Rp221,8 milIar. Sejak peluncuran Hypermart pada 2004, MFD telah berhasil mencetak laju pertumbuhan CAGR atas pendapatan bruto sebesar 27,9 persen yang menjadi ujung tombak pertumbuhan dan prospek perseroan ke depan.

Dalam basis pro-forma, laba bruto konsolidasi meningkat 24,5 persen menjadi Rp52,4 miliar dari Rp684,4 miliar tahun lalu. Laba operasi juga meningkat 157,3 persen mencapai Rp295,1 miliar dari Rp114,7 miliar tahun lalu. Pencapaian laba operasional tersebut didukung kinerja solid MFD serta faedah positif dari langkah kerja restrukturing.

Selama semester pertama, MPPA telah berhasil melakukan pelunasan utang bank sebesar Rp1,6 triliun, sejalan dengan rencana pelunasan utang perseroan dari hasil divestasi asset/bisnis non-inti tahun lalu. Hal tersebut dapat terlihat dari tingkat total biaya bunga yang lebih rendah Rp62,6 miliar dari Rp121,6 miliar tahun lalu. Di samping itu, MPPA juga telah berhasil melakukan pembayaran dividen tunai Rp1 triliun kepada para pemegang saham.

Laba sebelum Pajak penghasilan mencapai Rp293,8 miliar dari Rp146,7 miliar tahun lalu. Laba bersih setelah pajak juga mencapai Rp221,8 miliar atau Rp41 per saham, meningkat 432,1 persen dari laba Bersih pro-forma tahun lalu Rp41,7 miliar atau meningkat 164,7 persen dari laba bersih perseroan semester pertama 2012 sebesar Rp83,9 miliar.

Sampai saat ini, MFD telah berhasil mengoperasikan enam gerai Hypermart baru yang berlokasi di Jakabaring-Palembang, Ambon, Kuta Bali, Mataram, Pematang Siantar dan Tegal. Pada 2013, Hypermart akan membuka 20 gerai baru di seluruh wilayah Indonesia, sehingga menjadi operator hypermarket dengan tingkat pertumbuhan tertinggi. Perseroan mengharapkan akan segera membuka gerai ke-100 pada akhir 2013, dan tetap menjadi peritel hypermarket terkemuka di Indonesia.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmi! Gojek Punya 6,74%...
Resmi! Gojek Punya 6,74% Saham MPPA, Nilai Transaksi Capai Rp355 Miliar
Matahari Perkuat Lapaknya...
Matahari Perkuat Lapaknya di Shopee dengan Strategi Omni
Gegara Pandemi, Matahari...
Gegara Pandemi, Matahari Putra Prima Terus Merugi Capai Rp219,25 Miliar
Hypermart Bakal Dapat...
Hypermart Bakal Dapat Tambahan Modal dari GoTo dan Multipolar
Buka 16 Gerai Baru Hyfresh...
Buka 16 Gerai Baru Hyfresh di 2021, MPPA Siapkan Rp80 Miliar
Cara Unit Usaha MPPA...
Cara Unit Usaha MPPA Menghadapi Penurunan Daya Beli dan Tantangan di Saat Pandemi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
49 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
57 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Pembatasan BBM Subsidi,...
Pembatasan BBM Subsidi, Ojol: Pendapatan Pahit, Pengeluaran Buncit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved