Terbitkan sukuk ringgit, Mansek bidik dua perusahaan

Senin, 02 September 2013 - 16:17 WIB
Terbitkan sukuk ringgit,...
Terbitkan sukuk ringgit, Mansek bidik dua perusahaan
A A A
Sindonews.com - Sebagai tindak lanjut atas kerja samanya dengan perusahaan investasi asal Malaysia, RHB Investment Bank Berhad (RHBIB), PT Mandiri Sekuritas telah membidik setidaknya dua perusahaan asal Indonesia untuk melakukan penerbitan obligasi yang nantinya akan dikonversi ke dalam mata uang ringgit.

Adapun dalam penerbitannya nanti, nilai yang diharapkan bisa mencapai Rp1 triliun untuk masing-masing perusahaan.

Head of Equity Retail Online Trading PT Mandiri Sekuritas Ridwan Pranata menerangkan, bila kondisi pasar membaik, pihaknya menargetkan proyek tersebut dapan direalisasikan selambat-lambatnya pada akhir tahun ini.

"Kita memang ada kerja sama dengan RHB Malaysia. Kalau real-nya kerja sama ini, niatnya tahun ini. Tapi kita lihat dulu market-nya lagi seperti ini (masih fluktuatif), ya kita lihat lagi. Kalau nggak cermat, bisa jadi masalah nanti," kata Ridwan di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Sementara Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman menyebut, setidaknya sudah ada dua perusahaan yang tengah dibidik perseroan untuk dapat ambil bagian dalam proyek tersebut.

"Dalam waktu dekat ada 1-2 perusahaan. Dengan perkiraan sekitar Rp1 triliun per perusahaan. Itu target yang diharapkan ya," kata Iman.

Secara rinci dirinya menerangkan, sebenarnya dalam penerbitannya, sukuk akan tetap diterbitkan dalam bentuk rupiah atau pun USD.

"Tapi karena pembelinya orang Malaysia, jadi nanti dari rupiah atau dolar ini akan dikonversi oleh mereka (RHBIB) dalam bentuk ringgit. Jadi lebih mudah diserap di market sana (Malaysia)," papar dia.

Sebelumnya, sebagai upaya mewujudkan visinya untuk berekspansi secara regional, Mandiri Sekuritas melakukan kerja sama penerbitan mapun pendistribusian obligasi ringgit Malaysia (MYR Bonds).

Dalam realisasinya disebutkan Mandiri Sekuritas menjalin kesepakatan kerja sama dengan RHBIB untuk mendistribusikan MYR Bonds sejumlah nasabah korporat Mandiri Sekuritas di Indonesia kepada para investor di Malaysia.

Selain itu, Mandiri Sekuritas dan RHBIB juga akan menyediakan konsultansi finansial kepada mereka. Penandatangan kerja sama berlangsung Rabu (3/7) di Kuala Lumpur, Malaysia dan akan berlaku efektif hingga 12 bulan ke depan (Juli 2014).

Kerja sama ini juga merupakan salah satu strategi Mandiri Sekuritas untuk dapat mempertahankan posisi penjaminan emisi saham dan obligasi terbesar di Indonesia, dengan target penjaminan emisi 10 IPO dan 20 obligasi senilai total Rp11-12 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mirza Adityaswara Resmi...
Mirza Adityaswara Resmi Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Mandiri Sekuritas
Sinergi Moxa dan Mandiri...
Sinergi Moxa dan Mandiri Sekuritas Hadirkan Kemudahan Investasi Reksa Dana
Kuartal I 2020, Mandiri...
Kuartal I 2020, Mandiri Sekuritas Catat Peningkatan Nasabah Ritel
Sikap Jaga-Jaga Masyarakat...
Sikap Jaga-Jaga Masyarakat di Saat Pandemi Dongkrak Kinerja Mandiri Sekuritas
Global Bond dan Retail...
Global Bond dan Retail Dorong Pertumbuhan Bisnis Mandiri Sekuritas
Mandiri Sekuritas Resmi...
Mandiri Sekuritas Resmi Luncurkan Aplikasi Digital Trading Platform Growin
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved