Rupiah terdepresiasi, saatnya kurangi impor

Kamis, 05 September 2013 - 09:29 WIB
Rupiah terdepresiasi,...
Rupiah terdepresiasi, saatnya kurangi impor
A A A
Sindonews.com - Momen terdepresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dinilai merupakan momen yang bagus untuk mengurangi impor dan memperbanyak ekspor.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan, dengan mengurangi impor dan memperbanyak ekspor maka ke depannya Indonesia akan terbebas dari defisit neraca perdagangan.

"Depresiasi (rupiah) adalah momentum bagus mengurangi impor dan memperbanyak ekspor. Kalau punya kekuatan ekonomi seperti ini bagus dan akan memperbaiki defisit neraca perdagangan," terang Enny di Gedung DPR, Rabu (4/9/2013) malam.

Dia juga mengakui bahwa defisit dan depresiasi rupiah selama ini diakibatkan impor yang merajalela terutama impor minyak dan gas (migas). Karena itu, Enny mendukung penuh apabila nilai tukar rupiah yang melemah dijadikan momentum memperbanyak ekspor.

"Justru ketika nilai tukar melorot harus dikompensasi dengan meningkatkan ekspor. Yang buat defisit kita lebih banyak karena impor migas dan beberapa impor nonmigas berupa pangan," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Jeblok, Menperin...
Rupiah Jeblok, Menperin Sebut Bisa Bahayakan Industri Manufaktur
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus Bantu Ketahanan Ekonomi dan Rupiah
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
4 menit yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
29 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
37 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
59 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
1 jam yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved