DPR dan pemerintah minta perajin tahu-tempe tak mogok

Sabtu, 07 September 2013 - 14:26 WIB
DPR dan pemerintah minta...
DPR dan pemerintah minta perajin tahu-tempe tak mogok
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Firman Subagyo meminta para perajin tempe dan tahu yang tergabung dalam Gabungan Koperasi Pengrajin Tempe dan Tahu Indonesia (Gakoptindo) untuk tidak melakukan mogok produksi.

Mereka diminta duduk bareng dengan pemerintah dan DPR untuk mencari solusi dari permaslahan mahalnya harga kedelai, yang telah menyebabkan para perajin tahu dan tempe terancam gulung tikar.

Meski demikian, dia memaklumi jika mogok dilakukan agar para perajin tahu dan tempe diperhatikan pemerintah.

"Mari kita duduk bersama bicara dengan data dan fakta yang jelas, kemudian kita cari solusi bersama mengatasi hal ini," ujarnya saat diskusi Sindo Radio doi Warung Daun, Jakarta, Sabtu (7/9/2013).

Firman juga berharap mogok produksi tersebut tidak ditunggangi kepentingan-kepentingan tertentu untuk mengambil keuntungan dari mahalnya harga kedelai sekarang ini.

"Sebaiknya kita duduk bersama-sama, apakah itu lintas sektor dengan DPR dan kita selesaikan permasalahan pangan ini," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Budidaya Aneka Kacang dan Umbi-umbian Kementerian Pertanian, Maman Suherman juga memohon agar para perajin tempe dan tahu tidak menghentikan produksinya.

"Ya, para perajin tahu dan tempe jangan mogok-mogok lah. Kita selesaikan bersama-sama saja, kan sudah diusahakan," ujar Maman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
33 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved