Peringkat Pupuk Kaltim tetap AA+

Minggu, 08 September 2013 - 15:12 WIB
Peringkat Pupuk Kaltim...
Peringkat Pupuk Kaltim tetap AA+
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idAA+ untuk PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan Obligasi II/2009 dan peringkat idAA(sy) untuk Sukuk Ijarah I/2009 dengan prospek peringkat perusahaan stabil.

Analis Pefindo Mega Dwitya Nugroho mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan kepentingan strategis industri pupuk bagi negara, sehingga pemerintah memberikan dukungan yang kuat terhadap industri tersebut dan posisi pasar perusahaan yang kuat di industri pupuk.

"Selain itu, terjamin dan stabilnya pasokan gas alam yang mendorong tingkat utilisasi yang tinggi," kata dia dalam keterangannya akhir pekan ini.

Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi tingkat leverage yang meningkat seiring dengan pembangunan Pabrik Kaltim V. PKT merupakan produsen pupuk urea terintegrasi, dengan fasilitas produksi di Bontang, Kaltim.

Akhir Juni 2013, induk perusahaan sektor pupuk, yakni PT Pupuk Indonesia memeiliki saham PKT mencapai 99,999 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
58 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved