Angka pengangguran di Australia tertinggi dalam 4 tahun

Kamis, 12 September 2013 - 12:40 WIB
Angka pengangguran di...
Angka pengangguran di Australia tertinggi dalam 4 tahun
A A A
Sindonews.com - Tingkat pengangguran di Australia naik tipis menjadi 5,8 persen pada Agustus 2013, level yang tidak pernah terlihat sejak krisis keuangan global, dengan ekonomi lesu hanya menambah 10.800 pekerjaan.

Dilansir dari AFP, Kamis (12/9/2013), Biro Statistik Australia mengatakan, disesuaikan musiman angka pengangguran meningkat 0,1 persen, naik dari 5,7 persen pada Juli. Hasil dari kerugian kerja penuh dan paruh waktu tersebut merupakan yang tertinggi dalam 4 tahun atau sejak Agustus 2009.

Tingkat lapangan kerja, sejalan dengan perkiraan analis, bahwa ekonomi menciptakan 10.000 pekerjaan. Sedangkan proporsi penduduk yang mencari pekerjaan jatuh, pertanda bahwa orang-orang menyerah mencari pekerjaan.

Perlambatan pertumbuhan di pasar ekspor utama China dan anjloknya harga komoditas telah memukul sektor pertambangan utama Australia. Bank sentral telah memperingatkan, Asia sebagai sumber pendorong booming investasi selama satu dekade telah mencapai puncaknya.

Data lain, inflasi hanya 0,4 persen pada kuartal April-Juni 2013, karena rumah tangga memilih menabung daripada menghabiskan uang. Sementara ekonomi hanya berkembang 0,6 persen.

Australia kini menghadapi transisi bergelombang menuju kendali pertumbuhan lainnya di sektor belanja konsumen dan non tambang, dengan memangkas suku bunga ke rekor terendah 2,5 persen.

"Jika Anda melihat pertumbuhan ekonomi, kita sedang berjalan di bawah tren, dan sebagai konsekuensinya ada perbedaan suram dalam perekonomian serta kesempatan kerja mengering," kata analis JP Morgan, Tom Kennedy.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Perang Dingin, China...
Perang Dingin, China Bekukan Dialog Ekonomi dengan Australia
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia...
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia Mulai Berlaku Minggu Ini
China Bekukan Dialog...
China Bekukan Dialog Ekonomi, Mendag Australia Mengaku Kecewa
Resmi Resesi, Ini yang...
Resmi Resesi, Ini yang Dialami Masyarakat Australia
Terbongkar! Ini Alasan...
Terbongkar! Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
34 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
1 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
2 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved