Profit taking buat Wall Street terkoreksi

Jum'at, 13 September 2013 - 08:55 WIB
Profit taking buat Wall...
Profit taking buat Wall Street terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat ditutup terkoreksi dan mengakhiri reli penguatan selama tujuh hari berturut-turut. Indeks S&P 500 melemah dipicu menurunnnya harga logam mulia, yang menyeret saham sektor pertambangan terkoreksi.

Adapun sentimen lainnya yang memberi imbas negatif terhadap Wall Street, yakni data ekonomi yang menunjukkan klaim tunjangan pengganguran mingguan jatuh terendah sejak 2006. Namun, data tersebut tidak lengkap karena dua negara bagian tidak memproses data mereka.

"Kami melihat terjadi sedikit aksi profit taking, termasuk di sektor industri dasar," kata Strategi Pasar RDM Financial, Michael Sheldon, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (13/9/2013).

Sementara itu, yang menjadi perhatian investor saat ini adalah hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pekan depan. Para ekonom berharap, The Fed memangkas paket stimulus moneternya.

Semalam, indeks Dow Jones turun 25,96 poin atau 0,17 persen menjadi 15.300,64; indeks S&P 500 melemah 5,71 poin atau 0,34 persen menjadi 1.683,42 dan Nasdaq anjlok 9,04 poin atau 0,24 persen menjadi 3.715,97.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
27 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved