Kontribusi UMKM terhadap PDRB masih rendah

Jum'at, 13 September 2013 - 14:16 WIB
Kontribusi UMKM terhadap...
Kontribusi UMKM terhadap PDRB masih rendah
A A A
Sindonews.com - Meski jumlahnya cukup besar, namun kontribusi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih rendah.

Kepala Dinas KUMKM Provinsi Jawa Barat, Anton Gustoni mengakui, pelaku UMKM yang mengakses pembiayaan ke perbankan masih terbatas. Padahal, potensi ekonomi dari pelaku UMKM mendongkrak perekonomian Jawa Barat cukup besar.

Di Jabar, ada sekitar 8,6 juta UMKM. Sayangnya, kontribusi terhadap PDRB sebagai tolok ukur pembangunan ekonomi wilayah masih berkisar 54,20 persen. Sementara, usaha besar termasuk BUMN yang berjumlah kurang dari 1 persen menyumbang 45,80 persen PDRB.

"Memang UMKM masih menghadapi berbagai kendala. Seperti pengolahan, pemasaran sumber daya manusia, teknologi serta permodalan. Permodalan menjadi persoalan serius lantaran belum tersedianya KUMKM yang eligible dan dikenal oleh lembaga keuangan dan sumber pembiayaan lainnya," terang Anton, Jumat (13/9/2013).

Expo pembiayaan, lanjut dia, diharapkan membuka akses pelaku UMKM dengan perbankan. Pada rangkaian acara tersebut, dihadirkan lembaga pembiayaan perbankan dan umum.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
19 menit yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
10 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
10 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
11 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved