Defisit perdagangan akibat pemerintah pro pasar bebas

Sabtu, 14 September 2013 - 20:24 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan akibat pemerintah pro pasar bebas
A A A
Sindonews.com - Indonesia Economic Development Studies (IEDS) menilai masalah serius neraca perdagangan selama ini akibat ketimpangan antara ekspor dan impor. Hal tersebut terjadi, kata IEDS, karena kebijakan pemerintah pro pasar bebas.

"Kita lihat saja, pemerintah pro pasar bebas membuka kran impor begitu besar. Ini yang membuat kita defisit perdagangan," ujar Direktur IEDS, Tjandra Irawan dalam siaran persnya, Sabtu (14/9/2013).

Berdasarkan penelitian IEDS, fakta krisis ekonomi yang melanda Indonesia saat ini salah satunya akibat defisit neraca antara ekspor dan impor. Hingga periode Januari-Juni 2013, defisit neraca keuangan sekitar USD3 miliar. Di mana nilai impor periode itu mencapai USD94,36 miliar, sedangkan ekspor hanya USD91,05 miliar. Adapun nilai tukar rupiah semakin anjlok di posisi Rp11.474 per dolar AS/USD.

"Lihat dalam kasus kisruh impor kedelai, dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) komoditas kedelai saat ini saja membuat para petani, produsen kedelai, juga pengusaha tempe dan tahu menjerit. Karena di pasaran nyatanya harga kedelai mencapai Rp 9.200 per kilogram untuk kualitas standar. Sementara kualitas terbaik Rp 10.000 per kilogram," ungkapnya.

Menurut Tjandra, kebijakan impor akan terus memelihara sindikasi dan mafia impor yang selama ini diuntungkan. "Kita lihat siapa yang diuntungkan. Selama ini diduga ada yang bermain kuota impor. Kenapa impor komoditas diberikan dengan bebas kepada importir, bukan Bulog atau lembaga yang bertugas menstabilkan harga," tandasnya
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
3 jam yang lalu
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
3 jam yang lalu
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
5 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
6 jam yang lalu
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
7 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved