Awal pekan ini, rupiah ditutup terdepresiasi
Senin, 16 September 2013 - 16:38 WIB
Awal pekan ini, rupiah ditutup terdepresiasi
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore ini kembali melemah di tangah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang berhasil tembus kisaran 4.500.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini di level Rp11.380/USD, melemah signifikan 148 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.232/USD. Adapun, posisi terlemah rupiah hari ini berada di level Rp11.438/USD, sedangkan terkuat di Rp11.074/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.423/USD, melemah 28 poin dibanding akhir pekan lalu lalu di level Rp11.395/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik sore ini berada di level Rp11.385/uSD dengan kisaran Rp11.378-11.415/USD. Posisi itu terdepresiasi 55 poin dibanding Jumat (6/9/2013) di level Rp11.330/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp11.388, juga melemah 55 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.333/USD.
Sementara itu, IHSG pada sore ini berhasil menguat 146,70 poin atau 3,35 persen ke level 4.522,24 seiring menguatnya mayoritas bursa kawasan regional.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada berpendapat, laju rupiah hari ini meski didukung sentimen kenaikan BI rate beberapa waktu lalu, namun dibayangi penantian terhadap hasil keputusan tapering The Fed pekan ini, yang berniat akan memangkas stimulus moneter menyusul positifnya ekonomi Amerika Serikat (AS).
"Ini menyebabkan aksi wait and see pelaku pasar terhadap rapat FOMC pada pekan ini," kata dia.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan, nilai tukar rupiah pada tahun depan cenderung stabil seiring stabilnya neraca pembayaran 2014.
Dia memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap USD pada tahun depan akan berada pada Rp10.500-Rp10.700/USD. Angka asumsi tersebut merupakan kenaikan dari rata-rata asumsi kenaikan rupiah dari tahun 2013 sebesar Rp10.000-Rp10.300/USD.
"Keseluruhan rata-rata nilai tukar pada 2014 berada di kisaran Rp10.500 sampai Rp10.700/USD," kata Agus.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini di level Rp11.380/USD, melemah signifikan 148 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.232/USD. Adapun, posisi terlemah rupiah hari ini berada di level Rp11.438/USD, sedangkan terkuat di Rp11.074/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.423/USD, melemah 28 poin dibanding akhir pekan lalu lalu di level Rp11.395/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik sore ini berada di level Rp11.385/uSD dengan kisaran Rp11.378-11.415/USD. Posisi itu terdepresiasi 55 poin dibanding Jumat (6/9/2013) di level Rp11.330/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp11.388, juga melemah 55 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.333/USD.
Sementara itu, IHSG pada sore ini berhasil menguat 146,70 poin atau 3,35 persen ke level 4.522,24 seiring menguatnya mayoritas bursa kawasan regional.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada berpendapat, laju rupiah hari ini meski didukung sentimen kenaikan BI rate beberapa waktu lalu, namun dibayangi penantian terhadap hasil keputusan tapering The Fed pekan ini, yang berniat akan memangkas stimulus moneter menyusul positifnya ekonomi Amerika Serikat (AS).
"Ini menyebabkan aksi wait and see pelaku pasar terhadap rapat FOMC pada pekan ini," kata dia.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan, nilai tukar rupiah pada tahun depan cenderung stabil seiring stabilnya neraca pembayaran 2014.
Dia memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap USD pada tahun depan akan berada pada Rp10.500-Rp10.700/USD. Angka asumsi tersebut merupakan kenaikan dari rata-rata asumsi kenaikan rupiah dari tahun 2013 sebesar Rp10.000-Rp10.300/USD.
"Keseluruhan rata-rata nilai tukar pada 2014 berada di kisaran Rp10.500 sampai Rp10.700/USD," kata Agus.
(rna)