Rupiah siang ini masih tertekan
Rabu, 18 September 2013 - 12:28 WIB
Rupiah siang ini masih tertekan
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang ini masih tertekan seiring posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali terkoreksi meninggalkan level 4.500.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini di level Rp11.202/USD, melemah dibanding posisi sore kemarin di Rp11.182/USD. Sementara poisisi rupiah terkuat hingga siang ini berada di level Rp11.148/USD, sedangkan terlemah di level Rp11.517/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level 11.492/USD. Sedangkan kemarin, rupiah di level Rp11.451/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.435/USD dengan kisaran Rp11.435-11.515/USD. Posisi ini terdepresiasi dibanding hari sebelumnya di level Rp11.365/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp11.438/USD, melemah dibanding hari kemarin yang berada di level Rp11.368/USD.
IHSG pada siang ini parkir di level 4.489,11, terkoreksi 28,51 poin atau 0,63 persen jika dibanding penutupan perdagangan kemarin di level 4.517,62. Pelemahan ini melanjutkan posisi awal perdagangan, yang dibuka di level 4.500,93.
Melemahnya bursa dan rupiah menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, akibat sentimen dari luar, dimana investor masih menunggu keputusan hasil sidang Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), terutama pernyataan Gubernur The Fed Ben Bernanke terkait pemangkasan stimulus moneter di Amerika Serikat. Keputusan ini diharapkan akan diumumkan pada Rabu waktu AS.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini di level Rp11.202/USD, melemah dibanding posisi sore kemarin di Rp11.182/USD. Sementara poisisi rupiah terkuat hingga siang ini berada di level Rp11.148/USD, sedangkan terlemah di level Rp11.517/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level 11.492/USD. Sedangkan kemarin, rupiah di level Rp11.451/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.435/USD dengan kisaran Rp11.435-11.515/USD. Posisi ini terdepresiasi dibanding hari sebelumnya di level Rp11.365/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp11.438/USD, melemah dibanding hari kemarin yang berada di level Rp11.368/USD.
IHSG pada siang ini parkir di level 4.489,11, terkoreksi 28,51 poin atau 0,63 persen jika dibanding penutupan perdagangan kemarin di level 4.517,62. Pelemahan ini melanjutkan posisi awal perdagangan, yang dibuka di level 4.500,93.
Melemahnya bursa dan rupiah menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, akibat sentimen dari luar, dimana investor masih menunggu keputusan hasil sidang Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), terutama pernyataan Gubernur The Fed Ben Bernanke terkait pemangkasan stimulus moneter di Amerika Serikat. Keputusan ini diharapkan akan diumumkan pada Rabu waktu AS.
(rna)