Masalah kedelai, kementerian dinilai tarik-menarik kepentingan

Sabtu, 21 September 2013 - 13:40 WIB
Masalah kedelai, kementerian...
Masalah kedelai, kementerian dinilai tarik-menarik kepentingan
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Firman Subagyo mengaku bingung melihat seluruh kementerian terkait komoditas pangan impor, semisal kedelai seolah-olah tarik menarik kepentingan menjelang akhir tahun.

"Ini seakan-akan dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pertanian memiliki syahwat berbeda-beda," kata dia ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (21/9/2013).

Oleh karena itu, Firman kembali menegaskan bahwa, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masuk dan menginvestigasi lebih jauh permasalahan komoditas terutama kedelai sekarang ini.

"Khusus KPPU, kewenangannya memang harus lebih diperkuat di Komisi VI agar mereka lebih menggigit lagi," tandas Firman.

Selain itu, dia mengkhawatirkan bahwa permasalahan kedelai merupakan suatu desain yang telah dirancang bersama-sama untuk menguntungkan banyak pihak, salah satunya pejabat-pejabat setingkat menteri di pemerintahan. Kendati demikian, dia berharap, tidak ada yang mengambil keuntungan terhadap permasalahan itu.

Seperti diketahui, karena ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor menyebabkan harga kedelai impor di pasar dalam negeri sempat menyentuh harga Rp10.000/kilogram (kg). Akibat mahalnya harga kedelai tersebut, pemerintah memutuskan menghapus bea masuk impor kedelai. Langkah ini diyakini bisa menekan harga kedelai impor di pasaran.

Namun, dibalik langkah pemerintah tersebut dikhawatirkan justru menguntungkan mafia kartel. "Hitung-hitungan saya, tahun lalu dengan penetapan 5 persen saja negara sudah mengalami kerugian Rp400 miliar, tahun ini mau kehilangan berapa lagi? Makanya, saya bilang ini target kartel," ujar Firman.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved