Rupiah sore ini berakhir melemah
Selasa, 24 September 2013 - 16:26 WIB
Rupiah sore ini berakhir melemah
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore ini kembali melemah setelah sempat menguat. melemahnya rupiah seiring dengan melemahnya Indeks Harga Gabungan (IHSG).
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berada di level Rp11.473/USD, melemah 28 poin dibanding posisi Senin (23/9/2013) di level Rp11.445/USD. Posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.146/USD, sedangkan terlemah di level Rp11.583/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di hari ini berada pada level Rp11.535/USD, melemah signifikan sebesar 100 poin dibanding posisi hari kemarin di level Rp11.435/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik siang hari ini di level Rp11.435/USD dengan kisaran Rp11.470-11.533/USD. Posisi ini juga menguat 10 poin dibanding penutupan sore kemarin di level Rp11.445/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan di harga Rp11.438/USD, menguat 10 poin dibanding awal pekan ini di harga Rp11.448/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, melemahnya IHSG menambah tekanan terhadap mata uang domestik. Sementara pelemahan yang terjadi akibat kondisi eksternal.
Dia menjelaskan, para petinggi Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) tidak sepakat mengenai kondisi perekonomian negara Paman Sam tersebut terkait kemungkinan stimulus pada rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Oktober mendatang diperkirakan akan turut memberi sentimen terhadap pasar.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berada di level Rp11.473/USD, melemah 28 poin dibanding posisi Senin (23/9/2013) di level Rp11.445/USD. Posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.146/USD, sedangkan terlemah di level Rp11.583/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di hari ini berada pada level Rp11.535/USD, melemah signifikan sebesar 100 poin dibanding posisi hari kemarin di level Rp11.435/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik siang hari ini di level Rp11.435/USD dengan kisaran Rp11.470-11.533/USD. Posisi ini juga menguat 10 poin dibanding penutupan sore kemarin di level Rp11.445/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan di harga Rp11.438/USD, menguat 10 poin dibanding awal pekan ini di harga Rp11.448/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, melemahnya IHSG menambah tekanan terhadap mata uang domestik. Sementara pelemahan yang terjadi akibat kondisi eksternal.
Dia menjelaskan, para petinggi Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) tidak sepakat mengenai kondisi perekonomian negara Paman Sam tersebut terkait kemungkinan stimulus pada rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Oktober mendatang diperkirakan akan turut memberi sentimen terhadap pasar.
(rna)