Permintaan Emas di Asia melemah

Selasa, 24 September 2013 - 20:39 WIB
Permintaan Emas di Asia...
Permintaan Emas di Asia melemah
A A A
Sindonews.com - Perdagangan emas premium di Asia masih lemah karena permintaan fisik kurang bergairah menjelang masa beli yang kuat bagi konsumen India dan China saat mereka menuju musim pernikahan dan festival.

"Anda tidak berekspektasi permintaan fisik China menjemput di titik ini dan India masih menunggu kejelasan lebih lanjut tentang aturan impor," kata analis VTB Capital, Andrey Kryuchenkov, seperti dilansir dari Business Day, Selasa (24/9/2013).

India bergerak memotong impor emas karena bergulat dengan menggelembungnya defisit neraca perdagangan yang saat ini menahan pembeli.

Importir emas di India berharap stock di bandara akan segera mendapatkan bea cukai, setelah pertemuan dengan pejabat pemerintah pekan lalu, sebelum kapal mereka berlebih bagi eksportir menjelang musim Natal.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, yang didukung exchange-traded fund terbesar di dunia, jatuh kembali setelah ledakan singkat arus masuk pada Agustus.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved