Siang ini, rupiah di level Rp11.260/USD
Kamis, 26 September 2013 - 12:47 WIB
Siang ini, rupiah di level Rp11.260/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang ini berdasarkan data Bloomberg menguat dibanding sore kemarin seiring dengan positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir sesi I.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini di level Rp11.260/USD, melemah dibanding pembukaan pagi tadi di Rp11.223/USD. Namun, posisi tersebut menguat dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.488/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini berada di level Rp11.574/USD, melemah dibanding Rabu (25/9/2013) di Rp11.569/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini di level Rp11.485/USD dengan kisaran Rp11.555-11.563/USD, melemah dibanding hari sebelumnya di Rp11.465/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan di harga Rp11.488/USD, merosot 30 poin dibanding kemarin di harga Rp11.468/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, rupiah masih akan dibayangi IHSG dan hari ini berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi menguat. Meski IHSG pagi tadi melemah, namun di akhir sesi I ini IHSG berhasil positif.
Bank Indonesia yang kembali mengadakan lelang term deposit valas tenor satu hari dengan target USD800 juta dalam rangka memperkuat pengelolaan likuiditas di pasar uang dan perbankan diharapkan bisa memberi imbas positif terhadap rupiah.
"Kendati demikian, masih tingginya permintaan dolar oleh korporasi menjelang akhir bulan bisa menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong pelemahan rupiah hari ini," kata dia.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini di level Rp11.260/USD, melemah dibanding pembukaan pagi tadi di Rp11.223/USD. Namun, posisi tersebut menguat dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.488/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini berada di level Rp11.574/USD, melemah dibanding Rabu (25/9/2013) di Rp11.569/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini di level Rp11.485/USD dengan kisaran Rp11.555-11.563/USD, melemah dibanding hari sebelumnya di Rp11.465/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah hari ini diperdagangkan di harga Rp11.488/USD, merosot 30 poin dibanding kemarin di harga Rp11.468/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, rupiah masih akan dibayangi IHSG dan hari ini berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi menguat. Meski IHSG pagi tadi melemah, namun di akhir sesi I ini IHSG berhasil positif.
Bank Indonesia yang kembali mengadakan lelang term deposit valas tenor satu hari dengan target USD800 juta dalam rangka memperkuat pengelolaan likuiditas di pasar uang dan perbankan diharapkan bisa memberi imbas positif terhadap rupiah.
"Kendati demikian, masih tingginya permintaan dolar oleh korporasi menjelang akhir bulan bisa menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong pelemahan rupiah hari ini," kata dia.
(rna)