Hari kedua shutdown, Wall Street terkoreksi

Kamis, 03 Oktober 2013 - 08:50 WIB
Hari kedua shutdown,...
Hari kedua shutdown, Wall Street terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat ditutup terkoreksi memasuki hari kedua shutdown sementara pemerintah Amerika Serikat (AS) karena perdebatan politik di Washington yang terjadi menimbulkan kekhawatiran investor akan diperpanjangnya shutdown tersebut.

Di samping itu, data pekerja perusahaan swasta pada September yang di bawah perkiraan awal. Adapun laporan gaji pegawai akan ditunda pada Jumat pekan ini lantaran belum dicapainya kesepakatan anggaran pemerintah. Sementara kementerain Keuangan AS menyatakan bahwa kebijakan terkait pagu utang harus diambil sebelum 17 Oktober 2013.

"Saya tidak akan menyebut bahwa penurunan pasar saat ini karena panik. Tapi shutdown yang berlangsung lebih lama akan banyak berita mendekati batas waktu 17 Oktober yang membuat investor menjadi lebih memperhatikan. Investor melihat adanya kemungkinan gagal bayar," kata Analis Pasar Newark Quincy Krosby seperti dilansir Reuters, Kamis (3/10/2013).

Koreksi yang terjadi di Wall Street dipimpin saham-saham sektor industri, yang ambles 0,4 persen. Indeks Dow Jones pada perdagangan semalam turun 58,56 poin atau 0,39 persen ke 15.133,14; S&P 500 turun 1,13 poin atau 0,07 persen ke 1.693,87 dan Nasdaq turun 2,96 poin atau 0,08 persen ke 3.815,02.

Volume perdagangan semalam mencapai 5,3 miliar saham yang diperdagangakan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT. Jumlah itu di bawah volume penutupan rata-rata harian sepanjang tahun ini sekitar 6,3 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved