Pungutan OJK 0,03-0,04% dari aset lembaga keuangan

Kamis, 03 Oktober 2013 - 12:28 WIB
Pungutan OJK 0,03-0,04%...
Pungutan OJK 0,03-0,04% dari aset lembaga keuangan
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menentukan besaran pungutan ke industri 0,03-0,04 persen dari aset lembaga keuangan. Saat ini proses pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP)tentang pungutan masih terus digodok.

"Ini masih terus berjalan, disiapkan RPP-nya saya ikuti terus, dan sekarang sedang mekanisme antar kementrian," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad usai pelantikan Dewan Gubernur Senior di Jakarta, Kamis (3/10/2013).

"Besaran pungutan sudah ditetapkan, tapi panjang list-nya saya gak hapal, tapi antara 0,03-0,04 persen dari aset," tambahnya.

Sebelumnya, OJK sudah memperkirakan penerimaan pungutan untuk tahun 2014 sebesar Rp1,961 triliun. Sementara tahun 2015 sebesar Rp3,336 triliun, tahun 2016 sebesar Rp3,748 triliun, dan tahun 2017 sebesar Rp4,214 triliun.

"Dapat kami laporkan perkembangan pembahasan RPP Pungutan yang mana secara prinsip substansi sudah dapat disetujui," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI di Jakarta baru-baru ini.

Menurutnya, saat ini PP sedang dalam proses harmonisasi dengan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan juga melibatkan Kementrian Keuangan, Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet. "Mulai triwulan ini, penarikan pungutan kecuali perbankan," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved