Rupiah sore ini ditutup di level Rp11.530/USD
Kamis, 03 Oktober 2013 - 16:34 WIB
Rupiah sore ini ditutup di level Rp11.530/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini ditutup melemah, meski sempat menguat pada siang tadi. Pelemahan ini di tengah keberhasilan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pada sore ini berada di level Rp11.530/USD. Posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp11.240/USd, sedangkan terlemah di level Rp11.548/USD. Posisi rupiah sore ini melemah 173 poin dibanding penutupan Rabu (2/10/2013) sore di level Rp11.357/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini menguat 33 poin ke Rp11.535/USD dari hari sebelumnya di level Rp11.568/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik siang hari ini di level Rp11.530/USD, dengan kisaran Rp11.532-11.540/USD. Posisi ini terdepresiasi 30 poin dibanding hari sebelumnya yang berada di level Rp11.500/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah hari ini di level Rp11.528/USD atau melemah 25 poin jika dibanding hari kemarin di level Rp11.503/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi masih tingginya kekhawatiran akan berlanjutnya defisit transaksi berjalan.
"Kekhawatiran masih akan berlanjutnya defisit transaksi berjalan mendorong kembali tereskalasinya dolar di tengah membaiknya kinerja IHSG dan obligasi di pasar sekunder," kata dia, Kamis (3/10/2013).
Kemarin, Bank Indonesia (BI) berhasil menyerap masing-masing sebesar Rp12,9 triliun dan Rp262 miliar pada lelang Sertifikat Bi (SBI) dan SBI Syariah bertenor sembilan bulan. Selain itu, BI juga berhasil menyerap USD1,74 miliar dari term deposit (DP) valas satu hari dan USD750 juta dari TD valas tenor 7, 14 dan 31 hari.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pada sore ini berada di level Rp11.530/USD. Posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp11.240/USd, sedangkan terlemah di level Rp11.548/USD. Posisi rupiah sore ini melemah 173 poin dibanding penutupan Rabu (2/10/2013) sore di level Rp11.357/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini menguat 33 poin ke Rp11.535/USD dari hari sebelumnya di level Rp11.568/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik siang hari ini di level Rp11.530/USD, dengan kisaran Rp11.532-11.540/USD. Posisi ini terdepresiasi 30 poin dibanding hari sebelumnya yang berada di level Rp11.500/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah hari ini di level Rp11.528/USD atau melemah 25 poin jika dibanding hari kemarin di level Rp11.503/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi masih tingginya kekhawatiran akan berlanjutnya defisit transaksi berjalan.
"Kekhawatiran masih akan berlanjutnya defisit transaksi berjalan mendorong kembali tereskalasinya dolar di tengah membaiknya kinerja IHSG dan obligasi di pasar sekunder," kata dia, Kamis (3/10/2013).
Kemarin, Bank Indonesia (BI) berhasil menyerap masing-masing sebesar Rp12,9 triliun dan Rp262 miliar pada lelang Sertifikat Bi (SBI) dan SBI Syariah bertenor sembilan bulan. Selain itu, BI juga berhasil menyerap USD1,74 miliar dari term deposit (DP) valas satu hari dan USD750 juta dari TD valas tenor 7, 14 dan 31 hari.
(rna)