Aset tak produktif, KAI ngaku rugi miliaran rupiah

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 15:26 WIB
Aset tak produktif,...
Aset tak produktif, KAI ngaku rugi miliaran rupiah
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengaku rugi miliaran rupiah per tahun akibat pendudukan aset nonproduktif di wilayah Daop I, Daop II, dan Daop III.

Di ketiga wilayah tersebut, ratusan titik aset tersebut meliputi rumah dinas, pendudukan tanah untuk keperluan komersil, hingga jalur rel kereta api (KA) mati yang digunakan oleh warga.

"Ada aset yang disewa tidak sesuai harga komersil. Setiap tahun kami rugi milaran rupiah," jelas VP Aset Nonproduksi Wilayah Barat PT KAI, Mateta Rijalulhaq di Bandung, Jumat (4/10/2013).

PT KAI mengaku kesulitan mengamankan aset nonproduktif. Padahal, pemanfaatan aset bisa mendongkrak pendapatan perseroan dari bisnis non core.

Menurut dia, total aset PT KAI di wilayah Barat sekitar 75 juta meter persegi. Dari jumlah tersebut, aset yang produktif mencapai 13,6 juta meter persegi.

Sedangkan aset produktif mencapai 61,1 juta meter persegi. Dari total aset, yang telah bersertifikat mencapai 46,2 juta meter persegi dan 28,1 juta meter persegi belum bersertifikat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
31 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
47 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved