Masuki RI, Yamato siap saingi DHL dan UPS

Selasa, 08 Oktober 2013 - 17:25 WIB
Masuki RI, Yamato siap...
Masuki RI, Yamato siap saingi DHL dan UPS
A A A
Sindonews.com - Kendati masih tergolong baru di kancah persaingan bisnis sektor logistik di tanah air, namun PT Yamato Indonesia mengaku tidak khawatir kalah saing dengan perusahaan logistik yang telah lebih dahulu masuk ke Indonesia seperti DHL dan UPS.

President Director PT Yamato Indonesia, Kazuhige Higurashi mengatakan, kepercayaan pihaknya tersebut lantaran konsep bisnis yang diterapkannya sangat unik dan belum pernah diterapkan pesaingnya sebelumnya.

"Kalau DHL dan UPS biasanya pelayanannya B to B atau perusahaan ke perusahaan sedangkan konsep kami lebih personal langsung ke end user kami. Jadi pelayanan yang kita berikan adalah dari rumah ke rumah. Kami pikir itu keunggulan kami," kata Higurashi di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (8/10/2013).

Sebagai tahap awal ekspansi bisnisnya di Indonesia, PT Yamato Indonesia akan menerapkan binis konsultasi logistik. Dimana, bisnis ini belum pernah ditemu sebelumnya.

"Jadi nanti klien-klien kami yang punya masalah dalam memindahkan barang-barang mereka, kami berikan fasilitas konsultasi agar masalah mereka tersebut terpecahkan," ujarnya.

Lebih serius lagi, lanjutnya, PT Yamato Indonesia akan menggarap bisnis transportasi logistik skala domestik, lalu meningkat ke ekspor-impor baru pengiriman logistik antar perusahaan (B to B).

"Lokasi pertama kita akan terapkan kembangkan di Jakarta dulu. Kami merasa konsep kami beda sekali. Kami punya sistem yang kami beri nama Tak Q-bin, dimana kita bisa tetapkan kapan waktu tibanya barang. Kita utamakan gimana selesaikan masalah untuk end user. Nanti akan terus berkembang, kami tidak hanya mengirim barang, tapi juga sebisa mungkin tidak membri masalah bagi end user kami," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prospek Menjanjikan,...
Prospek Menjanjikan, Jadi Pengusaha Logistik Tak Perlu Modal Besar
Teknologi Mentransformasi...
Teknologi Mentransformasi Ekspektasi Industri Logistik dengan Cepat
Pakar Sebut Logistik...
Pakar Sebut Logistik Indonesia Butuh Sistem Regulasi Jelas dan Terintegrasi
Pengusaha Logistik Pede...
Pengusaha Logistik Pede Bisnisnya Tembus Rp4.500 Triliun di 2024
Anak Usaha Trans Power...
Anak Usaha Trans Power Marine Kantongi Fasilitas Kredit Rp1 Triliun
Badui Logistics Fokus...
Badui Logistics Fokus Garap Total Logistik Service
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
2 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
2 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
2 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved