Jamsostek konsisten terapkan prinsip GCG

Kamis, 10 Oktober 2013 - 16:10 WIB
Jamsostek konsisten...
Jamsostek konsisten terapkan prinsip GCG
A A A
Sindonews.com - PT Jamsostek (Persero) menyatakan secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG). Hal ini tercermin dari rendahnya fraud dan penyalahgunaan aset perusahaan.

“Kita mengintensifkan kampanye soal GCG. Insya Allah fraud sudah semakin berkurang jauh dan jumlahnya tidak signifikan,” ujar Direktur Umum dan SDM Jamsostek Amri Yusuf ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Amri mengatakan, untuk menekan adanya penyimpangan yang terjadi, perseroan telah mengaktifkan sistem whistleblowing ke seluruh unit kerja. Selain itu, Jamsostek juga telah membentuk komite integritas dan antisuap.

Menurut dia, intensitas pengawasan internal Jamsostek terus ditingkatkan, salah satunya dengan menyempurnakan infrastruktur GCG. Bahkan bagi cabang dengan GCG terbaik akan mendapatkan penghargaan dari manajemen. Sementara untuk yang melakukan pelanggaran, Amri mengaku akan ditindak sesuai dengan jenis pelanggarannya.

“Sanksinya mulai dari penundaan golongan, downgrade, pencopotan jabatan sampai dengan PHK, tergantung tingkat kesalahannya,” jelas Amri.

Amri mengungkapkan, komitmen perseroan terhadap implementasi GCG juga diakui oleh pihak luar seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sehingga jika ada pihak lain yang meragukan GCG Jamsostek bisa menanyakan ke lembaga tersebut.

“Kita juga tidak bisa memaksa orang untuk percaya. Kalau mereka ragu sebaiknya konfirmasi dan klarifikasi saja dengan lembaga yang memberikan penghargaan GCG tersebut,” tegas Amri.

Buat Jamsostek, lanjut Amri, penghargaan tersebut menjadi pemicu semangat untuk terus menyempurnakan proses bisnis dan governance perusahaan. Perseroan, kata dia, ingin membuktikan kepada publik penerapan prinsip akuntable, transparan, responsible, independen dan fair terus dilakukan secara konsisten.

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) Mas Ahmad Daniri mengatakan, implementasi GCG di Jamsostek saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. Hal ini dibuktikan dengan tidak bisa diintervensinya Jamsostek oleh pihak luar.

"Berbagai penghargaan GCG juga sudah didapatkan salah satunya dari KPK. Saya lihat implementasi GCG nya sudah semakin baik," ujar Daniri.

Menurut dia, kriteria diterapkannya GCG seperti prinsip transparansi, akuntable, responsible, independensi dan fairness (TARIF) sudah dilaksanakan Jamsostek. Dengan penerapan ini wajar jika berbagai lembaga memberikan penghargaan.

"Kalau prinsip TARIF sudah diimplementasikan. Saya kira pengelolaan GCG nya sudah baik," tegas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bantuan Uang Sembako Pensiunan PT Pelindo (Persero)
Kenali 11 Jurusan Kuliah...
Kenali 11 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Persero
PT PP (Persero) Tbk...
PT PP (Persero) Tbk Bantu 25.000 Masker Medis untuk Polda Sulut
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
4 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
4 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
5 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
5 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
5 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
5 jam yang lalu
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved