Perusahaan RI-AS sepakati kerja sama energi bersih

Kamis, 10 Oktober 2013 - 18:28 WIB
Perusahaan RI-AS sepakati...
Perusahaan RI-AS sepakati kerja sama energi bersih
A A A
Sindonews.com - Bersamaan dengan agenda KTT APEC 2013 di Bali, Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani perjanjian kerja sama berupa pengembangan energi ramah lingkungan antara tiga perusahaan Indonesia dengan tiga perusahaan AS.

Menteri Perdagangan AS, Penny Pritzker menyambut baik perjanjian kerja sama antara Indonesia dan AS senilai USD300 juta tersebut.

"Kedua negara memiliki kerja sama komprehensif dan pengembangan energi bersih ini merupakan contoh bagus dari hubungan strategis kita," ujarnya melalui Siaran Pers Resmi APEC 2013, Kamis (10/10/2013).

"Energi bersih adalah contoh dari hubungan yang baik antara komitmen Indonesia dan teknologi AS," lanjut Pritzker.

Proyek pertama adalah kerjasama antara anak usaha produsen baterai telekomunikasi asal AS Fluidic Energy, yaitu PT Fluidic Indonesia dengan PT Indosat untuk memasok baterai Base Transceiver Station (BTS) Indosat.

"Uji coba ini telah dilakukan sejak empat bulan lalu di ratusan BTS yang berada di penjuru Indonesia," terang Pritzker.

Kerjasama kedua adalah kerjasama pembangunan perusahaan energi terbarukan asal AS Ormat dengan PT Pacific GeoEnergy untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi sebesar 60 Megawatt di Dompu, Nusa Tenggara Barat senilai USD250 juta. "Proyek ini akan mengurangi emisi sebesar 500 ribu kali setiap tahunnya," terangnya.

Sedangkan proyek ketiga adalah proyek pemasangan panel surya bertenaga 15 megawatt antara SunEdison dengan PT Angkasa Pura I (Persero) untuk mengalirkan listrik di beberapa bandara yaitu Ngurah Rai (Bali), Sepinggan (Balikpapan), Juanda (Surabaya) dan Hasanuddin (Makassar). Diperkirakan nilai satu panel surya mencapai USD45 juta.

"Ini lebih ramah dibandingkan generator listrik bermesin diesel dan saya yakin masyarakat Indonesia akan diuntungkan kerjasama ini," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia- Prancis Teken...
Indonesia- Prancis Teken Kerjasama Pertahanan termasuk Caesar dan Amunisi buatan KNDS France
Bilateral Menteri Keuangan...
Bilateral Menteri Keuangan RI-AS
Pentingnya Membangun...
Pentingnya Membangun Pemahaman Kerjasama Bilateral Indonesia-China
Indonesia–Swiss Teken...
Indonesia–Swiss Teken Mou Kerjasama Penanggulangan Bencana
Indonesia-India Teken...
Indonesia-India Teken Kerjasama Keselamatan dan Keamanan Maritim
Inggris-Indonesia Sepakat...
Inggris-Indonesia Sepakat Perpanjang Kemitraan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved