IHSG berpotensi kembali positif di akhir pekan
Jum'at, 11 Oktober 2013 - 08:22 WIB
IHSG berpotensi kembali positif di akhir pekan
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini akan berada pada support 4.435-4.480 dan resistance 4.498-4.515.
"Laju IHSG mampu bertahan target resisten kami (4.463-4.478). Meski masih ada peluang untuk melanjutkan kenaikannya, namun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah (jika terjadi) mengingat kenaikannya yang mulai terbatas seiring kekhawatiran akan pembalikan arah IHSG setelah menguat tiga hari berturut," kata Reza, Jumat (11/10/2013).
Bila melihat perdagangan kemarin, meski bergerak positif, namun laju IHSG selama intraday perdagangan cenderung sideways. Mulai adanya aksi ambil untung dari para pelaku pasar, masih melemahnya nilai tukar rupiah dan variatifnya laju bursa saham Asia yang cenderung melemah memperlambat laju IHSG.
Tetapi, masih adanya imbas sentimen positif dari kondisi makro ekonomi Indonesia dan berita positif dari terpilihnya Janet Yellen sebagai calon Gubernur The Fed.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.503,08 (level tertingginya) di awal sesi dan menyentuh level 4.477,46 (level terendahnya) lelang preclosing dan berakhir di level 4.486,68.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Laju bursa saham Asia kembali bergerak variatif cenderung melemah seiring dengan penurunan saham-saham keuangan China setelah pelaku pasa khawatir akan terjadinya penurunan kinerja.
Kekhawatiran ini muncul setelah beredarnya spekulasi bahwa pemerintah China akan menggantikan produk wealth management perbankan dengan produk-produk dari manajer investasi.
Di sisi lain, Nikkei dan beberapa bursa saham lainnya dapat bergerak positif dengan sentimen meningkatnya indeks machinery orders Jepang dan spekulasi optimisme kesepakatan anggaran AS akan tercapai (meski peluangnya kecil) dan tappering off stimulus The Fed akan dilakukan bertahap.
Laju bursa saham Eropa mencoba berbalik positif hingga saat ini dengan adanya rasa optimisme terhadap tercapainya kesepakatan anggaran AS seiring beredarnya kabar pembuat kebijakan di AS akan menyetujui negosiasi pembahasan anggaran untuk mencegah default-nya ekonomi AS.
"Naiknya U.S Index futures turut memberikan sentimen positif bagi laju bursa saham Eropa," kata Reza.
"Laju IHSG mampu bertahan target resisten kami (4.463-4.478). Meski masih ada peluang untuk melanjutkan kenaikannya, namun tetap mewaspadai potensi pembalikan arah (jika terjadi) mengingat kenaikannya yang mulai terbatas seiring kekhawatiran akan pembalikan arah IHSG setelah menguat tiga hari berturut," kata Reza, Jumat (11/10/2013).
Bila melihat perdagangan kemarin, meski bergerak positif, namun laju IHSG selama intraday perdagangan cenderung sideways. Mulai adanya aksi ambil untung dari para pelaku pasar, masih melemahnya nilai tukar rupiah dan variatifnya laju bursa saham Asia yang cenderung melemah memperlambat laju IHSG.
Tetapi, masih adanya imbas sentimen positif dari kondisi makro ekonomi Indonesia dan berita positif dari terpilihnya Janet Yellen sebagai calon Gubernur The Fed.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.503,08 (level tertingginya) di awal sesi dan menyentuh level 4.477,46 (level terendahnya) lelang preclosing dan berakhir di level 4.486,68.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Laju bursa saham Asia kembali bergerak variatif cenderung melemah seiring dengan penurunan saham-saham keuangan China setelah pelaku pasa khawatir akan terjadinya penurunan kinerja.
Kekhawatiran ini muncul setelah beredarnya spekulasi bahwa pemerintah China akan menggantikan produk wealth management perbankan dengan produk-produk dari manajer investasi.
Di sisi lain, Nikkei dan beberapa bursa saham lainnya dapat bergerak positif dengan sentimen meningkatnya indeks machinery orders Jepang dan spekulasi optimisme kesepakatan anggaran AS akan tercapai (meski peluangnya kecil) dan tappering off stimulus The Fed akan dilakukan bertahap.
Laju bursa saham Eropa mencoba berbalik positif hingga saat ini dengan adanya rasa optimisme terhadap tercapainya kesepakatan anggaran AS seiring beredarnya kabar pembuat kebijakan di AS akan menyetujui negosiasi pembahasan anggaran untuk mencegah default-nya ekonomi AS.
"Naiknya U.S Index futures turut memberikan sentimen positif bagi laju bursa saham Eropa," kata Reza.
(rna)
Lihat Juga :