Terklarifikasi, BEI buka suspensi saham MNC Group

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 18:33 WIB
Terklarifikasi, BEI...
Terklarifikasi, BEI buka suspensi saham MNC Group
A A A
Sindonews.com - Perwakilan MNC Group mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengklarifikasi mengenai penghentian sementara efek (suspensi) PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), dan PT MNC Investama Tbk (BHIT).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, setelah informasi diterima pihaknya telah membuka perdagangan saham perusahaan milik MNC Group tersebut.

Dia menjelaskan, suspensi yang dilakukan merupakan upaya untuk menenangkan pasar. Pasar disebutnya membutuhkan waktu untuk mencari kejelasan pemberitaan kepemilikan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia.

"Kami juga membutuhkan penjelasan dari MNC Group mengenai putusan MA tersebut. Begitu sudah jelas informasinya, langsung kami buka perdaganganya," ujar Hoesen usai pertemuannya dengan perwakilan MNC Group di gedung BEI, Jumat (11/10/2013).

Dia juga menjelaskan, mekanisme suspensi bertujuan untuk mencegah kepanikan di pasar sehingga pergerakan sahamnya tidak terkontrol. Penurunan saham yang terjadi kemarin disebutnya sudah cukup signifikan untuk dihentikan sementara. Pihaknya ingin agar ada kejelasan informasi sebelum perdagangan dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, Pihak MNC Group mengharapkan otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk dapat mempertimbangkan pencabutan status suspensi (penghentian sementara perdagangan) atas tiga entitas usahanya.

"Sudah kirim surat ke bursa kami minta dibuka lagi. Karena kan secara hukum tidak ada kaitan antara berkah dan MNC. Saham sudah di-suspend hari ini. Tim sedang jalan (menuju BEI), sudah kita minta untuk dibuka sahamnya," kata Direktur PT Global Mediacom Tbk (BMTR), David Audi di Gedung MNC Jakarta, Jumat (11/10/2013).

Terkait penghentian itu, David mengaku hal tersebut tidak sampai memengarui kinerja perseroan. Namun, pihaknya berharap suspensi ini tidak akan berlangsung terlalu lama karena akan menyebabkan kerugian dari sisi investor.

"Kami tetap beroperasi seperti biasa, tidak terganggu dengan berita ini. Tapi tentu kami tidak ingin investor kami dirugikan karena suspend ini," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Miliki Visi Sejalan,...
Miliki Visi Sejalan, Lippo Group Mantapkan Kerjasama dengan MNC Group
Rangkaian HUT ke-34...
Rangkaian HUT ke-34 MNC Group dengan Menggelar Penanaman 500 Bibit Pohon
Syukuran Perayaan HUT...
Syukuran Perayaan HUT MNC Group ke 34, Hary Tanoesoedibjo Ucap Harapannya
MNC Peduli dan Posyandu...
MNC Peduli dan Posyandu Melati 9 Laksanakan Pemeriksaan Gizi Rutin
Pakar: Perlu Ada Aturan...
Pakar: Perlu Ada Aturan yang Lindungi Masyarakat di Platform Global
Hari Terakhir MNC Tech...
Hari Terakhir MNC Tech Forum Bahas Kreator Hingga Literasi Digital
Berita Terkini
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
12 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved