Pengamat tuding negara Barat curang soal CPO Indonesia
Senin, 14 Oktober 2013 - 17:29 WIB
Pengamat tuding negara Barat curang soal CPO Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Gagalnya komoditas kelapa sawit atau minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) Indonesia masuk dalam daftar Environmental Goods atau komoditas perdagangan yang ramah lingkungan pada APEC lalu ditanggapi miring oleh Direktur Indef, Enny Sri Hartati.
Enny menilai, bahwa hal yang dilakukan mayoritas negara Barat tersebut curang dan menyalahi kesepakatan Free Trade Area.
"Ini namanya non-tariff barrier mereka untuk menghambat produk Indonesia," ujar Enny kepada Sindonews, Senin (14/10/2013).
Bahkan tak hanya itu, Enny juga memprediksi hal tersebut dilakukan untuk membuat harga komoditas Indonesia menjadi jatuh dan murah dengan menggunakan isu-isu lingkungan.
"Tidak mungkin mereka menggunakan CPO yang lain, mayoritas CPO dunia diproduksi Indonesia dan Malaysia. Mereka hanya ingin memurahkan saja agar barang mereka mampu bersaing," pungkasnya.
Enny menilai, bahwa hal yang dilakukan mayoritas negara Barat tersebut curang dan menyalahi kesepakatan Free Trade Area.
"Ini namanya non-tariff barrier mereka untuk menghambat produk Indonesia," ujar Enny kepada Sindonews, Senin (14/10/2013).
Bahkan tak hanya itu, Enny juga memprediksi hal tersebut dilakukan untuk membuat harga komoditas Indonesia menjadi jatuh dan murah dengan menggunakan isu-isu lingkungan.
"Tidak mungkin mereka menggunakan CPO yang lain, mayoritas CPO dunia diproduksi Indonesia dan Malaysia. Mereka hanya ingin memurahkan saja agar barang mereka mampu bersaing," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :