Thailand pertahankan suku bunga acuan 2,5%

Rabu, 16 Oktober 2013 - 17:04 WIB
Thailand pertahankan...
Thailand pertahankan suku bunga acuan 2,5%
A A A
Sindonews.com - Bank Sentral Thailand (Bank of Thailand) meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah di angka 2,5 persen, yang ditetapkan sejak Mei lalu, setelah ekonomi tergelincir ke dalam resesi.

Komite Kebijakan Moneter (MPC), Bank Sentral Thailand mengatakan, kebijakan akomodatif saat ini diperlukan dan tepat mengingat keadaan ekonomi yang tenang.

"Ekonomi Thailand terus melunak pada kuartal kedua. Dimana konsumsi swasta, terutama mobil dan barang tahan lama melambat karena memudarnya stimulus dari pajak mobil, serta beban utang rumah tangga yang lebih tinggi," terang MPC, seperti dilansir dari AFP, Rabu (16/10/2013)

Thailand telah menderita kontraksi ekonomi dalam dua kuartal berturut-turut, menyusut 0,3 persen dalam tiga bulan hingga Juni, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, dan tiga bulan sampai Maret sebesar 1,7 persen.

"Kami percaya bahwa bank sentral kemungkinan akan mulai menaikkan suku bunga secara bertahap pada pertengahan tahun depan. Namun, dengan ekonomi yang kemungkinan lemah dan inflasi sangat rendah, laju pengetatan cenderung lambat, " tulis MPC.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Negara Tetangga...
Ekonomi Negara Tetangga Terpuruk Nyaris Krisis, Indonesia Aman?
Demi Gaet Wisatawan...
Demi Gaet Wisatawan China, Thailand Gelontorkan Stimulus Raksasa Rp6,5 Triliun
Kekuatan Ekonomi Thailand...
Kekuatan Ekonomi Thailand vs Kamboja: Siapa yang Lebih Unggul di Tengah Perang?
Ekonomi Thailand Resesi,...
Ekonomi Thailand Resesi, Ini Dampak yang Akan Dialami Indonesia
SCG Tampilkan Inovasi...
SCG Tampilkan Inovasi Hijau untuk Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
23 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
31 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
48 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Dewan Penasihat Danantara...
Dewan Penasihat Danantara Diisi Tokoh Asing, Ada Mantan PM Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved