Kemenperin optimis kinerja industri nasional meningkat

Kamis, 17 Oktober 2013 - 19:44 WIB
Kemenperin optimis kinerja...
Kemenperin optimis kinerja industri nasional meningkat
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan, bahwa sektor industri tetap mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Hal ini terlihat dari pertumbuhan industri pengolahan nonmigas yang terus meningkat. Di mana secara kumulatif pada 2012 mencapai 6,40 persen dan pada semester I/2013 tumbuh 6,58 persen. Pertumbuhan ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi (PDB) pada periode yang sama sebesar 5,92 persen.

Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kemenperin, Agus Tjahajana Wirakusumah mengatakan, cabang-cabang industri yang mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu industri logam dasar besi dan baja sebesar 12,98 persen, industri alat angkut, mesin dan peralatan sebesar 9,40 persen, industri barang kayu dan hasil hutan lainnya sebesar 8,45 persen, serta industri pupuk, kimia dan barang dari karet sebesar 8,03 persen.

"Pertumbuhan industri pengolahan nonmigas yang tinggi tersebut ditopang oleh tingginya investasi di sektor industri serta konsumsi dalam negeri," kata dia dalam rilisnya, Kamis (17/10/2013).

Menurutnya, nilai investasi PMDN sektor industri pada semester I/2013 sebesar Rp26,92 triliun atau meningkat 30,61 persen. Sedangkan nilai investasi PMA sektor industri mencapai USD8,01 miliar atau meningkat 46,72 persen dibanding periode sama 2012.

Untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global, pemerintah menetapkan sasaran utama pembangunan industri, yaitu pertumbuhan industri pengolahan nonmigas sebesar 6,5 persen, penyerapan tenaga kerja sektor industri sebanyak 400 ribu orang.

Selain itu, meningkatkan ekspor sektor industri hingga mencapai USD125 miliar, serta investasi PMA sebesar USD12 miliar dan investasi PMDN Rp42 triliun.

Dia menilai, diperlukan upaya maksimal untuk mencapai sasaran pembangunan industri tersebut sebagai bagian dari pembangunan industri nasional jangka panjang. Karena itu, sejak 2012 pemerintah bertekad untuk melakukan percepatan pertumbuhan industri melalui "Akselerasi Industrialisasi 2012-2014".
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
3 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
4 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
6 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
8 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
11 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
12 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved